Kuliner Surabaya – Bebek Palupi Rungkut

Review Kuliner – Kemarin saya pernah menuliskan warung makan khas kuliner bebek yang baru membuka cabangnya di Bandar Lampung. Memang ada banyak referensi untuk kuliner bebek ini. Baik itu yang skala nasional seperti Bebek Pak Ndut atau Bebek Pak Slamet. Tapi di beberapa daerah, ada juga yang memang menjadi idola di daerahnya sendiri dan belum membuka cabang lain. Salah satunya, Ayam dan Bebek Goreng Palupi di Surabaya ini.

Pertama kali saya diajak berkunjung ke warung Bebek Palupi ini, saya langsung menjawab malas. Bukan kenapa-kenapa, tapi dari kos-kosan saya di daerah Gubeng Kertajaya, lokasi Bebek Palupi ini terbilang lumayan jauh. Dia berlokasi di daerah rungkut. Atau tepatnya di Jalan Raya Rungkut Asri Tengah no.10 Surabaya. Dengan menggunakan motor dan ditambah beberapa titik kemacetan, setidaknya saya akan butuh waktu sekitar 30 menit.

Kuliner Surabaya Bebek Palupi

Nama tempat makan ini sendiri sebenarnya Palupi, gitu saja. Bebek Palupi sendiri menjadi nama gaul karena memang menu bebek goreng menjadi yang favorit dan andalan disini. Selain bebek goreng, warung makan Palupi ini juga menyediakan ayam goreng, pecel lele dan tahu tempe penyet.

Sesuai dengan rencana awal, pada kunjungan pertama saya langsung memesan satu porsi bebek goreng bagian dada ditambah satu porsi tahu penyet. Meski malam itu suasananya cukup ramai, rupanya pelayanan yang diberikan cukup cepat juga. Tidak sampai 10 menit, makanan saya sudah tersaji panas di hadapan saya. Untuk minum, saya memilih es jeruk saja. Selain es jeruk, minumannya standar saja. Ada es teh, jeruk hangat, teh hangat, air mineral dan minuman ringan yang diletakkan di lemari pendingin.

Kesan pertama yang saya lihat dari makanan yang saya pesan, wah bebeknya besar nih. Untuk porsi nasi, standar saja. Cukuplah kalau untuk yang makannya standar-standar. Dan tentu saja, bebek gorengnya benar-benar panas. Bagian daging luar terasa renyah dan gurih. Untuk daging dalam benar-benar empuk dan mudah untuk dimakan. Sambalnya sendiri menurut saya tidak terlalu pedas dan agak kurang porsinya untuk menemani ukuran bebek dada yang cukup besar itu tadi. Untungnya saya juga memesan tahu penyet yang disajikan bersama sambal juga.

porsi harga bebek palupi surabaya

Tidak butuh waktu lama, makanan saya dan teman-teman sudah ludes bersih. Meski begitu, entah kenapa saya seperti masih kurang puas meski perut sudah agak kenyang. Akhirnya saya balik lagi ke depan untuk memesan satu lagi bebek goreng dada tanpa nasi. Sepertinya rasa bebeknya yang gurih-gurih lembut serta dagingnya manis khas bebek itu bikin saya ketagihan. Sementara teman saya sepertinya juga masih merasa kurang, jadi dia ikut memesan 1 porsi lagi bebek goreng….pakai nasi!

Untuk harga, karena kami selalu membayar keseluruhan pesanan, saya tidak tahu berapa tepatnya harga 1 porsi nasi bebek goreng. Tapi perkiraan saya ada di kisaran 16-18 ribu rupiah. Karena saya pernah memesan 1 porsi bebek goreng, 2 gelas es teh dan 1 porsi tahu penyet hanya dikenakan harga tidak sampai 25 ribu saja. Jadi untuk kamu yang suka makan daging bebek dan lagi ada di Surabaya, tidak ada salahnya mencoba tempat makan yang satu ini!

Satu lagi yang perlu diketahui tentang Bebek Palupi Surabaya ini, di daerah Surabaya ada banyak tempat makan yang memiliki nama serupa. Entah memang cabang mereka, atau hanya mendompleng nama saja. Namun tulisan yang saya buat ini hanya mereferensikan tempat makan yang ada di daerah Jalan Raya Rungkut Asri Tengah. Untuk tempat lainnya, saya tidak bisa memberikan komentar.

Tulisan Lainnya

Kuliner Surabaya – Master Steak Kedungdoro S... Kuliner Surabaya - Saya adalah tipe orang yang lebih menyukai makan daging dan ikan daripada makan sayuran dan buah. Sebenarnya kurang sehat sih, tapi...
Telur Bebek dan Ayam Di Martabak Mesir Wisata kuliner, atau wiskul, jadi salah satu agenda penting setiap kali saya mudik ke kampung halaman. Enggak mesti ke restoran atau makan berat, tapi...
Platter, Sensasi Kuliner Hot Plate di Surabaya Kuliner Surabaya - Hari Sabtu (28/11/2015) kemarin saya diajak teman untuk mencoba tempat makan yang terbilang baru di daerah Surabaya. Nama tempatnya...
Menikmati Kopi Asli Indonesia Di Tanamera Coffee Jujur saja, saya bukan coffee enthusiast. Tapi lebih ke arah suka dengan aroma harumnya, suka rasa pahit dan manisnya. Yah kadang minum kopi juga buat...

2 Comments

Leave a Reply

badge