Captain America: Civil War (2016)

Review Film Terbaru: Marvel akhirnya secara resmi memulai tahap ketiga dari Marvel Cinematic Universe (MCU). Rangkaian superhero Marvel ini dimulai kemarin dengan ditandai peluncuran film Captain America: Civil War. Meski di poster resmi ditampilkan tanggal pemutaran perdana di bulan Mei 2016, Indonesia menjadi negara yang beruntung karena mendapat jatah pemutaran satu minggu lebih awal dari jadwal yang sudah ditetapkan!

Dari judul yang dibawa dan poster yang dirilis secara resmi, maka sudah jelas kalau film Captain America: Civil War ini tak sekedar tentang kisah Steve Roger. Kehadiran Iron Man, Ant-Man dan bahkan Spiderman jelas bukan sekedar penggembira untuk meramaikan film. Captain America: Civil War dengan promosi yang menurut saya sangat wah, sudah siap untuk menyajikan pertarungan yang epic antar superhero ini!

Review Film Captain America Civil War Indonesia

The Story
Cerita dimulai dengan melanjutkan kisah dari film Captain America: The Winter Soldier dan Avengers: Age of Ultron. Steve bersama anggota Avengers yang terus berusaha mengejar para kriminal dianggap sering bertindak diluar batas. Dampaknya, hampir seluruh negara di dunia ingin agar Avengers berada di bawah badan bertanggung jawab. Hal ini yang kemudian menimbulkan perbedaan prinsip antar Steve Rogers dan Toni Stark. Hingga akhirnya mereka terpisah menjadi dua kubu yang bersebrangan. Hingga akhirnya karena suatu insiden, Bucky The Winter Soldier yang merupakan sahabat Steve menjadi buronan pemerintah dan juga tim dari Toni Stark. Steve jelas ingin melindungi Bucky. Yang artinya membuat perseteruan antara dirinya dan Toni semakin memanas. Sementara itu, muncul sosok Helmut Zemo yang bergerak secara misterius dengan agenda besar untuk para superhero Avengers!

= = = WARNING : SPOILER ALERT HERE = = =

Sekilas cerita film Captain America: Civil War ini biasa saja. Bahkan di awal-awal saya sampai berfikir ceritanya terlalu dangkal dan mudah ditebak. Sampai-sampai rencana Helmut Zemo juga dengan entengnya dibeberkan pada adegan di tengah film. Jadi kita yang menonton diajak untuk berfikir dengan alur : superhero berselisih – rencana musuh ketahuan – superhero baikan – final battle lawan pasukan musuh nan super epic!

Sayangnya, atau justru kerennya, saya dan hampir semua penonton menebak alur film dengan sangat salah. Duet Russo yang duduk di kursi sutradara memberikan kejutan yang sangat tidak diduga di bagian ending. Entah untuk yang sudah membaca komiknya. Tapi dengan ending tersebut, maka penonton sukses ber-“ohhh” ria. Dan pertarungan final menjadi lebih epic dari yang diharapkan!

The Hero
Dalam setiap film Marvel, rasanya seringkali kita melihat kemunculan beberapa superhero lain. Misalkan Falcon yang muncul di film Captain America dan Ant-Man. Tapi rasanya baru kali ini superhero-superhero Marvel berada dalam satu film dan bukan di franchise The Avengers.

Selain anggota Avengers, di film Captain America: Civil War ini hadir juga Ant-Man, Black Panther dan Spiderman. Yups, Spiderman yang memang filmnya sendiri sudah banyak justru untuk pertama kalinya hadir bukan di film Avengers, melainkan di franchise Captain America. Dan harus diakui, tokoh-tokoh ‘pendatang baru’ ini sukses mencuri perhatian penonton. Khususnya Spiderman yang menurut saya mendapat sedikit porsi ekskulisif di film ini. Baik dari dialog, porsi sampai adegan bertarung. Yups, Spiderman sukses mencuri perhatian penonton di adegan pertempuran paling epic di film Captain America: Civil War ini!

Pemeran Scarlet Witch Manda MaximoffUntuk saya sendiri, selain Spiderman maka harus diakui kalau Wanda Maximoff juga kali ini memiliki peranan yang penting. Tak hanya tampil lebih menawan, skill terasah dari si Scarlet Witch ini juga berulang kali mengambil peranan penting dalam pertarungan. Bahkan mungkin, pesona si Scarlet Witch dapat diadu dengan si Black Widow yang entah kenapa kali ini seperti kehilangan kharismanya.

Do You Laugh?
Hal menarik lain yang selalu ada di film Marvel adalah unsur komedi. Terdengar aneh memang, di film action superhero, tapi unsur komedi justru memiliki porsi yang kuat. Begitu juga di film Captain America: Civil War ini. Beberapa komedi yang disajikan sukses membuat penonton tertawa lepas. Bahkan pada bagian pertempuran antara dua tim superhero ini, penonton masih bisa tertawa puas dengan mata yang terus menatap setiap pukulan yang dilepaskan masing-masing jagoan!

Overall, film Captain America: Civil War buat saya bisa dibilang menjadi seri Captain America yang paling megah. Dengan cerita yang menipu penonton, aksi pertarungan yang epic, tokoh superhero baru yang menunjukkan karakter dan porsi mereka sendiri, serta sentuhan-sentuhan komedi plus sedikit romantisme menjadikan film ini sebagai film yang layak disebut sebagai mini-Avengers. Rasanya skor 8.7/10 cukup pantas untuk film dengan durasi 2,5 jam ini!

Related Articles

2 thoughts on “Captain America: Civil War (2016)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *