15 Menit Mengelilingi Lawang Sewu, Semarang

Sepertinya sudah sering saya menuliskan kalau terkadang kunjungan saya ke berbagai kota itu sebagian besar karena urusan kantor. Yang berarti waktu mepet + bawa barang seabreg. Gak bisa banyak-banyak kelayapan dan jalan-jalan.

Meski waktu cuma sedikit, saya selalu mencoba untuk jejalanan cari kuliner khas dan mengunjungi daerah yang jadi ikon kota tersebut. Termasuk juga saat ke Semarang kemarin.

Sebenernya saya mengunjungi 2 tempat ikonik Kota Semarang. Yang pertama Simpang Lima Semarang dan yang kedua ini Lawang Sewu Semarang. Sayangnya saat ke Simpang Lima saya kehujanan. Nyaris kuyup mirip kucing keujanan. Jadi enggak ada foto atau pengalaman apapun, langsung balik cuss ke hotel.

Tempat Wisata Semarang Lawang Sewu

Tempat Wisata Semarang Lawang Sewu

Awalnya saya mau main ke Lawang Sewu ini pada malam hari. Biar makin dapat nuansa ‘legend’ ituh. Plus lampu-lampu di malam hari di Lawang Sewu itu sangat foto-in-able. Tapi kata abang ojek online yang saya tumpangi, mending diurungkan saja niatnya. Kecuali ada yang nemenin.

Baiklah, saya batalkan saja niat nekat saya malam itu.

Pagi hari sekitar pukul 9 saya sebenarnya berniat cari oleh-oleh, yang kebetulan berada dekat dengan bangunan Lawang Sewu. Karena ternyata loketnya sudah buka, saya akhirnya menyempatkan diri untuk masuk dan melihat-lihat.

Harga Tiket Masuk Lawang Sewu Semarang

Sudut Bangunan Lawang Sewu Semarang

Untuk dapat memasuki area Lawang Sewu Semarang, kita harus membayar tiket di loket yang terletak pas di gerbang masuk. Harga tiketnya cukup murah, untuk saya sendiri harus membayar tiket dewasa sebesar 10 ribu rupiah.

Selesai membayar tiket, saya dihampiri orang yang ternyata pemandu resmi di tempat wisata Lawang Sewu ini. Karena saya hanya punya sedikit waktu, saya menolak tawaran untuk menggunakan pemandu. Seandainya saya tahu ada pemandu ini, mungkin saya akan datang pada malam sebelumnya. Ada temennya toh?

Meski saya sangat bertanya-tanya ada apa di dalam Lawang Sewu itu dan waktu yang saya miliki sangat terbatas, saya berdiri cukup lama di bagian luar bangunan. Itu keren banget. Sangat megah khas bangunan tua dengan puluhan atau mungkin ratusan pintu yang terbuka lebar.
Beneran deh, keren.

Bangunan Lawang Sewu Semarang Cerita Lawang Sewu Semarang

Beranjak ke dalam, akan ada pintu masuk pemeriksaan tiket yang dijaga petugas. Setelah lewat pemeriksaan tiket, barulah pengunjung dapat memasuki area pertama bangunan Lawang Sewu.

Di dalam bangunan dengan banyak ruang dan pintu itu, ternyata tersimpan berbagai foto, lukisan dan barang tentang sejarah kereta api di Indonesia. Iyaps, ini ternyata museum kereta api.

Di setiap ruangannya terdapat barang yang unik-unik dan foto yang bagus. Mulai dari sejarah perkembangan kereta api, miniatur kereta api dari berbagai era, pakaian pegawai PT KAI sejak generasi awal dan barang-barang antik lainnya.

Lanjut ke area tengah, terdapat area terbuka dengan satu pohon besar terletak di tengahnya. Pohon itu sendiri dipagar keliling dengan bambu. Di pagar tersebut dipajang foto-foto. Saya kurang tahu itu foto apa, karena memang saya benar-benar sedang mengejar waktu.

Area Terbuka Di Lawang Sewu Semarang Pemandu Guide Lawang Sewu Semarang Ada Apa di Lawang Sewu Semarang

Dari area terbuka itu sebenarnya masih ada beberapa area bangunan lagi untuk dapat dikunjungi. Tapi saya terpaksa harus menuju gerbang keluar karena khawatir ketinggalan pesawat.

Lagipula saya masih harus melanjutkan perjalanan mencari oleh-oleh khas Semarang untuk rekan di kantor.

Setelah mengambil beberapa foto, akhirnya saya keluar dari area Lawang Sewu. Dan saya berharap akan ada kesempatan untuk berkunjung lagi kesana. Khususnya malam hari.


Related Articles

9 thoughts on “15 Menit Mengelilingi Lawang Sewu, Semarang”

  1. Sering bolak balik ke solo, selalu lewat semarang, tp aku blm prnh sekalipun ke lawang sewu ini -_- . Tp niatku kalo bisa ksana juga pgnnya malam mas :p. Biar greget hahahah.. Toh ada suami juga ntr yg nemenin πŸ˜€

  2. Wah sayang ya mas singkat sekali kunjungan ke lawang sewu,. belum bisa eksplor keseluruhan. Saya juga belum pernah ke lawang sewu tapi mudah2an suatu saat nanti saya bisa pergi kesana.,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *