Nightcrawler (2014), Sisi Lain Tentang Membangun Sebuah Bisnis

Minggu ini seperti movies marathon buat saya. Entah berapa judul film yang sudah saya unduh dan tonton dalam beberapa hari belakangan saja. Sayang, kebanyakan berhenti di tengah jalan karena cerita yang membosankan, atau kebetulan memang mood yang sedang bosan. Meski begitu, ada juga yang saya tonton selesai sampai akhir. Salah satunya film Nightcrawler yang dirilis pada akhir 2014 lalu.

Film Nightcrawler adalah film besutan Dan Gilroy, orang yang juga terlibat di balik kesuksesan film The Bourne Legacy dan Real Steel. Film yang didominasi dengan setting kota Los Angeles kabarnya menghabiskan dana sekitar 8.5 juta dollar untuk proses pembuatannya dan diperkirakan sukses meraih setidaknya 10 juta dollar pada minggu pertama pemutarannya. Film ini sendiri diperankan bintang-bintang yang secara total memainkan perannya. Sebut saja Jake Gyllenhaal yang dengan sengaja menurunkan berat badannya hingga 15kg untuk memerankan Louis Bloom. Selain itu masih ada beberapa nama lain seperti Rene Russo dan Bill Paxton.

cerita download film nightcrawler

Cerita Film Nightcrawler

Louis Bloom, atau Lou Bloom (Jake Gyllenhaal) adalah seorang pencuri bahan bangunan amatir yang mencoba untuk membangun bisnis sendiri. Sadar bahwa jalan yang ia tempuh terbilang kurang sukses, Lou mencoba untuk mencari jalan baru membangun bisnisnya. Hingga akhirnya Lou secara tidak sengaja bertemu dengan Joe Loder (Bill Paxton), seorang pencari berita pada malam hari untuk dijual ke stasiun televisi yang ada di LA. Mereka menyebut pekerjaan tersebut sebagai Nightcrawler.

Dari pertemuan tersebut, Lou akhirnya memutuskan untuk memulai bisnis sebagai seorang Nightcrawler. Dengan modal sebuah kamera video amatir serta radio polisi yang ia beli, Lou akhirnya mulai mencari berita-berita dan kejadian pada malam hari yang dapat ia jual kepada Nina (Rene Russo), seorang produser berita di sebuah stasiun televisi yang sangat ambisius.

Ambisi Lou untuk menjadi seorang pemilik bisnis yang sukses, ditambah dengan ambisi Nina untuk menjaga reputasi dan karirnya membuat proses pencarian bahan jualan yang dilakukan Lou menjadi semakin panas. Lou melakukan berbagai macam cara, apapun, untuk menghasilkan rekaman berita yang dapat ia jual. Termasuk juga untuk dapat melesatkan bisnisnya dan mampu bersaing dengan Nightcrawler lainnya.

Alur cerita dari film Nightcrawler ini mungkin terbilang gelap, karena kita agak sulit menebak kemana kemudian arah film ini selanjutnya. Dan Gilroy berhasil membelokkan cerita, membuat misterinya sendiri serta menyajikan film thriller penuh misteri tanpa ada adegan kaget-kagetan seperti film thriller pasaran lainnya.

Aspek sosial menjadi poin paling penting yang saya lihat dari film ini. Mungkin jika diambil dari sisi positif, Lou adalah orang yang serius dan bekerja keras untuk memperoleh mimpinya sebagain pebisnis yang sukses. Namun dibalik itu, tak jarang karakter Lou berhasil memainkan emosi saya dan membuat saya bergumam karena kesal. Kalau bahasa di sosial media, “we never know, what people can do to us, to get their success“.

Overall, untuk penggemar film misteri, film Nightcrawler ini cukup direkomendasikan. Apalagi rating IMDB dan beberapa portal film lainnya memberikan penilaian yang sangat baik untuk film besutan Dan Gilroy ini. Saya sendiri memperoleh beberapa poin dan kepuasan dari film ini. Contohnya adalah keberadaan mobil Dodge Challanger yang digunakan oleh Lou. Untuk nilai, secara pribadi saya menganggap nilai 7.6/10 adalah nilai yang pantas untuk film yang memancing emosi ini!

Tulisan Lainnya

Inside Out (2015) Untuk penggemar film-film animasi, tentu tak asing lagi dengan nama besar Pixar. Rumah produksi yang juga mengusung nama besar Disney ini memang punya...
Review Film Big Hero 6, Animasi Disney Dalam Cerit... Film animasi Big Hero 6 mungkin jadi film animasi kedua yang saya tonton di bioskop setelah film How To Train Your Dragon 2. Berbeda dengan penonton a...
The Equalizer (2014), Film One Man Show ala Denzel... Film The Equalizer mungkin film pertama bergenre action - thriller yang saya tonton dalam beberapa bulan belakangan ini. Alasannya adalah saya kehabis...
Review Film Rush (2013), Antara Rivalitas dan Pers... Seperti janji saya di postingan tentang review film Chef kemarin, maka kali ini saya akan menuliskan review film lain yang sudah saya tonton. Film ini...

One Response

  1. Aya

Leave a Reply

badge