Cerita Tawa Kala Senja

Hei kamu, lama tak bersua.
Sepertinya sudah lama kita tak duduk bersama.
Berbagi cerita yang selalu dapat memancing tawa.

Sini, duduk sejenak di sampingku.
Kita bertukar cerita yang sudah lama memenuhi isi kepala.
Mungkin beberapa yang sudah lama terpendam dan menyesak di dada.

Tak perlu rumit-rumit, yang biasa-biasa saja.

Seperti cerita tentang mobil-mobil unik yang wara-wiri di jalan raya.
Mobil tua, yang entah bagaimana, tiba-tiba kamu punya sejuta cerita tentangnya.
Atau mobil sport yang setiap kali mesinnya menjerit membuatmu menolehkan kepala.
Apa kamu masih senang melakukannya?

Atau mari kita bercerita tentang kejadian lucu nan memancing tawa saat di ruang kerja.
Aku rindu mendengarmu bercerita tentang teman-temanmu dan kelakuan unik mereka.
Tentu kamu masih ingat bagaimana kamu berpindah meja,
hanya untuk mendapat sudut mati saat berselancar di dunia maya.
Hayo, memangnya kamu membuka internet mau melihat apa?

Oh ya, bagaimana kalau kita bertukar cerita tentang dunia kuliner saja?
Sudah mencicipi makanan apa saja selama kita tidak berjumpa?
Aku rindu mendengar ceritamu yang belum makan karena bingung memilih menu.
Pun tentang keanehanmu yang tiba-tiba memesan dua lusin gorengan tahu.

Masih suka mendengarkan lagu sambil bernyanyi dengan suara keras?
Aku sih yakin, kalau playlist di gadget mu masih dipenuhi lagu-lagu lawas.
Atau kamu sudah mengikuti perkembangan musik terkini?
Misalnya mendengarkan lagu korea dan musik indie.

Sini, jangan ragu.
Sudah lama kan tidak tertawa bersama kala hari mulai senja.
Kala matahari mulai sembunyi dan keriuhan mulai pergi.
Aku tahu kamu punya sejuta cerita untuk dibagi.
Sedikit wejangan untuk direnungkan.
… … …
Atau…..setitik air mata untuk ditumpahkan…

Mari kita duduk bersama
Saat hari mulai senja
Dan kita mulai bercerita
Tentang bagaimana kita tertawa
Menertawakan getir yang tersembunyi di setiap kata….

#WritingTherapy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here