Menjadi Streamer di Youtube

Saya kenal game mungkin dari kelas 5 atau 6 SD. Kendala masalah keluarga, yang tidak mungkin saya ceritakan, justru membuat saya mengenal dunia game..

Sejarah perkenalan game saya dimulai dari gamebot (gimbot?) kungfu-koboy mabuk-kapal selem mamang belakang sekolah, Nintendo dengan Mario Bross dan Shooting Duck nya milik sepupu, Gameboy mamang-mamang dengan tali panjang, ding-dong di area pasar, lalu berlanjut dengan Sega yang menjadi console pertama saja.

Sampai menjelang usia saya yang sudah 40+ ini, game masih menjadi bagian penting dari keseharian. Mungkin bisa dibilang rekreasi. Kalau bahasa anak sekarang, menjaga kesehatan mental.

Sejak tahun 2003, fokus game saya lebih cenderung ke PC. Entah kenapa, game console seperti Xbox, Playstation sampai handheld macam Nintendo Switch atau Steamdeck tidak pernah membuat saya puas. Seperti kurang menyenangkan saja.

Memulai Streaming Game di Youtube

Sudah lama sebenarnya berpikir untuk melakukan streaming game. Mungkin sejak 2017-2018 lalu sempat memiliki perlengkapan untuk streaming game, walau sederhana. Tapi masalahnya satu, internet.

Saat ini internet saya tidak buruk-buruk amat, koneksi 50Mbps secara teori lancar untuk streaming. Tapi entah kenapa, saya selalu bermasalah melakukannya. Entah koneksi putus-putus, atau nge-lag, gambar buram dan lainnya.

Beberapa bulan belakangan ini, akhirnya saya mencoba memulai lagi untuk melakukan streaming game. Hampir setiap malam, walau hanya 1-2 jam sebelum tidur, saya melakukan streaming kalau malam itu saya main game. Kalau tidak, ya tidak saya paksakan. Benar-benar kalau iseng aja.

Kenapa Streaming Main Game?

Alasan pertama adalah karena hampir setiap malam, saya main game. Di kosan, Sendirian, mau ngapain lagi kan?

Alasan kedua, saya mau meluapkan dan menghabiskan stok 7000 kata yang katanya dimiliki pria. Sambil streaming, saya bisa berceloteh tentang apa saja. Meskipun kebanyakan cuma ngomentarin apa yang terjadi di game tersebut.

Kadang kalau beruntung, bertemu dengan pemain lain yang juga bisa bercanda hal-hal tentang game. Dan itu membuat saya bisa tertawa lepas atau bercanda secara bebas. Dengan batasan tentunya.

Alasan ketiga, saya memiliki kemampuan public speaking yang menurut saya buruk. Inginnya, saya bisa berbicara di streaming dengan baik dan tanpa takut menghadap kamera.

Sayangnya, untuk saat ini saya belum pernah streaming menggunakan kamera. Masih ragu banget, jadi masih faceless saja.

Dapat Uang Dari Streaming?

Sejujurnya, ini bukan alasan saya melakukan streaming. Makanya sampai sekarang, saya juga enggak pernah menyatakan kalau saya seorang streamer. Belum sampai sana levelnya deh.

Bisa melepaskan emosi, pikiran, penat dan stress saja sudah sangat baik. Syukur bisa menambah kemampuan public speaking nantinya.

Untuk saat ini, saya masih sangat sering streaming di Youtube. Berikutnya, saya sedang mempelajari cara streaming ke Twitch dan Tiktok. Biar tahu aja, belajar tentang ‘how to’ untuk melakukan streaming di berbagai platform tersebut.

Walau tanpa penonton.
Ya kadang ada sih yang mampir 1 atau 2 orang.

Tapi tidak ada masalah sama sekali. Karena kepuasan pribadi dan menjaga kesehatan mental kita, itu buat kita sendiri kan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here