Casing Komputer Kok Nyetrum? Yuk Dibenerin!

Kemarin saya membuat postingan tentang cara merakit komputer sendiri berdasarkan pengalaman dan apa yang saya pelajari. Sukses sih, komputer bisa nyala dan dipergunakan dengan lancar. Cuma masalahnya, itu komputer nyetrum kalau dipegang. Khususnya di bagian I/O panel depan maupun belakang.

Sebenarnya masalah komputer yang nyetrum ini normal dan bukan hal baru. Umumnya sih bagian yang nyeterum itu casing komputernya. Tapi karena casing saya agak mampu nahan kelebihan listrik, saya kebagian di I/O panelnya saja. Tapi masalahnya sama kok. Yaitu grounding listrik yang enggak beres.

Kenapa Casing Komputer Bisa Nyetrum?
Menurut beberapa pengguna komputer di internet yang juga bergerak di bidang IT dan kelistrikan, ini dikarenakan instalasi listrik di Indonesia, khususnya untuk rumahan, kurang memperhatikan pentingnya fungsi kabel grounding. Efeknya ya arus listrik yang berlebih jadi kurang terkendali. Salah satunya ya casing komputer, atau beberapa panel alat listrik rumah tangga yang ikutan nyeterum kalau dipegang. Misalnya bagian belakang kulkas.

Cara Mengatasi Agar Casing PC Tidak Nyetrum

Karena kita ngomongin soal ketiadaan kabel grounding, maka jawabannya yang paling mudah agar komputer atau panel alat listrik lainnya tidak nyetrum secara sembarangan adalah dengan membuat kabel grounding. Tapi biar diurut dari yang paling mudah, ini beberapa tips dan cara agar tidak kesetrum saat memegang PC atau alat rumah tangga lainnya.

#1 Pakai Alas Kaki / Sendal Jepit
Ini adalah cara paling mudah dan murah. Pakai saja alas kaki seperti sendal jepit setiap kamu mau memegang komputer. Dijamin sengatan listrik kecil karena ketiadaan kabel grounding enggak akan terasa. Tapi perlu diingat ya, ini hanya untuk mengatasi sengatan listrik karena grounding yang jelek. Enggak berlaku untuk listrik beneran seperti di stop kontak!

#2 Pakai Karpet Di Ruang Komputer
Cara kedua paling mudah nih. Pakai saja karpet yang berlapis karet di bagian bawah meja komputer, kursi kerja atau ruang kerja. Tujuannya, biar kaki enggak langsung menyentuh lantai. Karena kalau kaki menyentuh lantai, kamu akan lebih mudah untuk tersengat. Nah, jadi cara satu dan dua ini adalah yang paling instan. Tapi jangan digabung juga, sudah pakai karpet eh pakai sendal jepit pula. Kasihan, nanti karpetnya kotor!

#3 Bikin Kabel Grounding Sendiri!
Kalau mau sedikit repot dan lebih aman, adalah dengan membuat kabel grounding sendiri. Dengan kabel grounding ini, maka listrik yang nyetrum di casing komputer itu akan tersalurkan dan terbuang ke tembok / lantai yang sifatnya netral.

Gimana Cara Membuat Kabel Grounding Sendiri?

Membuat kabel grounding sendiri itu sebenernya mudah dan murah. Asal mau sedikit repot saja. Dan cara ini berlaku enggak cuma untuk casing komputer yang nyetrum saja. Tapi bisa juga untuk alat rumah tangga lain macam kulkas atau mesin cuci. Yuk kita buat!

Pertama : Siapkan Paku, Palu dan Kabel. Kayaknya kalau ketiga alat ini enggak perlu dijelaskan gimana bentuk dan kegunaannya deh. Paku disarankan menggunakan yang panjang, agar bisa menjadi perantara yang lebih baik dan menjangkau lebih dalam. Kabel bisa menggunakan semua jenis dengan panjang yang disesuaikan kebutuhan. Palu….ya untuk ngetok paku. Apalagi???

Kedua, kaitkan kedua ujung kabel. Satu ujung kabel dikaitkan atau lilitkan ke kepala paku yang sudah disiapkan. Kemudian ujung satunya lagi kaitkan ke baut pada body atau casing komputer. Disarankan sih ke baut tempat PSU terpasang. Jangan lupa dikencangkan kembali yah.

Terakhir, tancapkan paku ke lantai, tanah atau tembok. Dengan cara ini, maka arus berlebih akan tersalurkan ke tembok atau tanah yang sifatnya netral. Setelah itu cek, apakah casing komputer kamu masih nyetrum?

Anyway, untuk memilih tempat menancapkan paku grounding ini, sebenernya sangat disarankan untuk ditancapkan ke lantai yang menembus ke tanah. Meski beberapa orang menyebutkan kalau ke tembok juga bisa, tapi daya hantarnya tidak sebagus ke tanah yang memang lebih lembab. Jadi kalau kamu coba ke tembok dan masih nyeterum, coba pindahkan ke lantai hingga menembus ke tanah!

Setelah mencoba ketiga cara itu, saya enggak pernah kesetrum lagi. Yah walaupun cara ketiga kurang sempurna. Karena saat cuaca dan tembok terasa lembab, setrum memang hilang. Tapi ketika panas dan tembok lebih kering, setrumnya datang lagi. Maka dari itu seperti yang saya bilang, sangat disarankan untuk menancapkan ke tanah saja!

Tulisan Lainnya

4 Aplikasi Untuk Merekam Aktifitas Layar Komputer Belakangan makin banyak orang yang senang untuk mengunggah / upload video mereka di YouTube. Entah itu berupa vlog, review, tutorial sampai dengan vid...
Laptop Untuk Bermain Game, Haruskah Pilih Yang Tip... Untuk yang suka main game PC dan mengikuti teknologi, pasti enggak asing dengan yang namanya gaming laptop. Bahkan buat sebagian besar PC Gamers, gami...
Belajar Menyimpan File Dengan Benar Dari Pengalama... Era digital sekarang ini membuat semua hal terkait penyimpanan file atau data menjadi jauh lebih mudah. Sebut saja file pekerjaan, foto dokumentasi da...
Windows 10: Cara Memperbaiki Start Menu Yang Tidak... Beberapa bulan lalu saya pernah menuliskan tentang pengalaman menggunakan Windows 10 hasil update langsung dari Windows 7 yang dahulu saya gunakan. Se...

3 Comments

Leave a Reply

badge