Memilih Paket Internet GSM / CDMA Untuk Smartphone

Kebutuhan orang akan internet sepertinya makin meningkat. Hal ini diperkuat dengan menjamurnya smartphone yang terjangkau dan menjadikan koneksi internet sebagai kebutuhan primer smartphone tersebut jika pengguna tetap ingin terhubung dengan berbagai aplikasi chatting dan sosial media mereka. Belum lagi untuk orang yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap koneksi internet seperti untuk menerima dan mengirim email, atau juga untuk browsing dan blogwalking
😀

Nah, untuk itulah maka kita harus pandai-pandai memilih paket internet smartphone kita. Kebanyakan operator memang menawarkan paket internet murah ataupun ditambah fitur lainnya, tapi ada baiknya agar pengguna tidak langsung tergiur. Pertimbangkan beberapa hal yang mungkin mempengaruhi penggunaan internet kita nanti. Berikut adalah beberapa hal yang jadi pertimbangan saya ketika akan mengaktifkan paket internet untuk smartphone saya.

memilih sim card internet

Kualitas Sinyal Internet
Jarang ada user yang memperhatikan hal ini. Namun dari pengalaman saya dan beberapa rekan, percuma kita memiliki paket internet yang besar, namun kita tidak mendapatkan kualitas sinyal internet yang baik. Sekedar info saja, saya berada di lokasi yang lancar menerima telepon dan sms. Namun ketika akan mengakses internet selalu gagal walaupun sinyal dalam kondisi full HSDPA!

Perhatikan Kuota dan Kebutuhan
Kebanyakan operator sekarang menawarkan paket internet dengan berdasarkan kuota. Memang ada beberapa juga yang menawarkan paket unlimited. Tapi jika kita perhatikan, paket internet unlimited tersebut memiliki FUP, atau batas pemakaian normal tertentu. Jadi jika batas pemakaian sudah terlewati, kecepatan internet akan turun. Hmm..dimana unlimited nya ya??

Kalau anda mau memilih paket internet, maka coba perhitungkan kebutuhan anda dengan baik agar tidak sia-sia atau mubazir. Saat ini saya menggunakan paket internet dengan kuota 1.5GB perbulan, dan rasanya cukup saja. Kebutuhan saya hanya kirim-terima email, chatting, sosial media, instagram dan game online. Browsing hanya seperlunya saja. Karena memang kurang nyaman browsing melalui hape, saya terbiasa pakai laptop.

Hati-Hati Dengan Syarat dan Ketentuan
Nah, kalau yang satu ini benar-benar tricky. Saya pernah mengaktifkan paket kuota XL 12GB untuk smartphone android saya, dengan ketentuan 1GB untuk jam 12 siang sampai 12 malam, dan 11 GB lagi untuk jam 12 malam sampai 12 siangnya. Sekilas tak ada masalah, namun ketika saya pakai browsing jam 9 pagi, entah kenapa paket kuota saya yang 1GB tiba-tiba habis tak tersisa. Malah pulsa reguler saya juga tersedot habis.

paket internet 12GB XL

Ketika saya mencoba konfirmasi ke pihak customer service XL, mereka menjelaskan syarat dan ketentuan dari pemakaian paket internet tersebut. Syaratnya adalah, jika kita sudah pindah jam kuota, dan akan menggunakan kuota yang lain, maka saya harus terlebih dahulu menon aktifkan paket data atau ponsel. Baru kemudian diaktifkan kembali, dan kita sudah dapat menggunakan paket kuota di jam berbeda.

Misalnya begini, smartphone saya dalam kondisi nyala dan selalu terhubung internet sejak jam 11 malam yang menggunakan kuota 1GB. Ketika jam 9 pagi saya ingin browsing dan menjadikan smartphone saya sebagai hotspot dengan kuota 11GB, maka saya harus menonaktifkan hape terlebih dahulu beberapa menit. Baru setelah saya nyalakan kembali, maka saya sudah berada di kuota yang 11GB tersebut.

Bagaimana Kalau Internetnya Dipakai Saat ke Luar Negeri?

Nah, kalau kita bepergian ke luar negeri, urusan internet di smartphone juga perlu diperhatikan. Menggunakan roaming dari operator Indonesia memang praktis, tetapi biayanya bisa cukup mahal. Alternatif lainnya adalah membeli kartu SIM lokal setibanya di bandara, tetapi bisa jadi kita harus antre dan mengganti kartu SIM Indonesia yang sedang digunakan.

Sekarang ada pilihan lain yang menurut saya lebih praktis, yaitu menggunakan travel eSIM. eSIM ini bisa dipasang bersamaan dengan SIM utama di smartphone yang mendukung eSIM. Jadi nomor Indonesia tetap bisa digunakan untuk WhatsApp dan menerima kode OTP, sementara koneksi internetnya menggunakan eSIM.

Salah satu contohnya adalah MegaEsim, yang menyediakan satu paket untuk beberapa negara di Asia Tenggara. Satu profil eSIM dapat digunakan di Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Filipina, Kamboja, dan Indonesia, sehingga tidak perlu mengganti atau memasang QR code baru setiap kali melewati perbatasan negara. Harganya juga mulai dari $1,29.

QR code eSIM akan dikirim melalui email dalam hitungan menit. Kita bahkan bisa memasangnya sebelum berangkat, dan masa berlaku paket baru mulai berjalan ketika eSIM pertama kali terhubung ke jaringan di negara tujuan. Jadi tidak perlu khawatir masa aktifnya sudah terbuang selama masih berada di Indonesia.

Satu hal yang perlu diperhatikan, tentu saja smartphone yang digunakan harus sudah mendukung eSIM. Untuk mengeceknya cukup mudah, coba ketik *#06# pada aplikasi telepon. Jika muncul nomor EID, berarti perangkat tersebut mendukung eSIM.

Buat yang sering bepergian ke beberapa negara di Asia Tenggara dalam satu perjalanan, pilihan seperti ini menurut saya cukup menarik. Tidak perlu repot mencari kartu SIM lokal setiap kali tiba di negara baru, sementara nomor Indonesia tetap bisa digunakan seperti biasa.

Itulah beberapa tips memilih paket internet untuk smartphone yang saya gunakan. Semoga bermanfaat.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here