Sate Klathak Pak Jede ‘Khas Jejeran’, Yogyakarta

Sekitar pertengahan tahun kemarin saya dengan sengaja memilih penerbangan ke Jakarta dari Yogyakarta. Padahal saya tugasnya di Solo. Selain karena kebetulan kehabisan tiket, saya lagi kangen dengan atmosfer dan kuliner Jogja. Yups, Jogja itu memang kota yang ‘never ending story‘ gitu.

Anyway, sayangnya di Jogja kala itu saya enggak bisa kemana-mana dan langsung nangkring di bandara karena penerbangan dah mepet.

Kesempatan datang lagi akhir September pas saya mau nonton konser Dream Theater di Kridasono, Yogyakarta. Karena kebetulan pas weekend, sekalian deh untuk liburan dan berburu kuliner. Sasaran pertama : sate klathak!

Sate Klathak Pak Jede Yogyakarta

Apa itu sate klathak?
Menurut cerita teman, sate klathak adalah sate kambing yang ditusuk dengan menggunakan bilah besi. Mirip jari-jari motor. Dan ketika dipanggang, besi-besi tersebut akan beradu dengan pinggiran tungku arang dan berbunyi ‘klathak-klathak’. Jadilah dia diberi nama Sate Klathak. Terlepas dari benar atau enggaknya, saya tidak pernah bertanya langsung dengan tukang satenya.

Sate klathak yang kami kunjungi saat itu adalah warung Sate Klathak Pak Jede. Ada dua alasan kenapa kami memilih tempat ini.

Pertama, nama Sate Klathak Pak Jede ini muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. Iya, kami punya guide paling tahu di internet. Mbah Google.

Alasan kedua, ini adalah rekomendasi yang lokasinya paling dekat dengan kami saat itu. Edisi liburan cuma sebentar, khawatir waktu habis di jalan. Cari yang simpel-simpel aja.

Sate Klathak Pak Jede ini terletak di Jalan Nologaten No.46, Caturtunggal, Sleman, Yogyakarta. Lokasinya gampang-gampang susah. Tapi kamu bisa tanya Google Maps atau Waze, dijamin gak nyasar. Untuk yang bawa mobil sendiri, tenang saja, parkirannya cukup luas kok.

Makan Sate Klathak Yogyakarta

Menu yang ada di Sate Klathak Pak Jede ini cukup beragam. Namun sebagian besar menu olahan kambing. Mulai dari sate klathak, sate kambing, sate goreng dan tongseng. Saya lupa apakah ada menu yang olahan ayam atau sapi.

Karena kami bertiga, total pesanan kloter pertama kami adalah 3 porsi sate klathak dan 1 porsi sate goreng. Karena ternyata porsinya yang bikin kurang puas, kami memesan lagi menu tambahan 1 porsi tongseng dan 1 porsi sate kambing. Soal rasa, mari kita bahas satu-persatu.

Sate Goreng Pak Jede Yogyakarta

#1 Sate Goreng
Saya sempat melihat sate goreng ini dibuat. Jadi daging sate dari tusukannya dilepas dan langsung digoreng di minyak panas. Cuma beberapa menit, lalu diangkat dan langsung dimasukkan ke bumbu kecap khas sate kambing. Soal rasa, enak, gurih dan dagingnya lembut.

#2 Tongseng
Mungkin ini adalah menu yang kurang memuaskan buat saya. Rasanya manis. Mirip dengan semur gitu dengan kuah yang kental dan rasa kecap yang kuat. Saya kira bakal agak encer dan sedikit spicy.

Sate Kambing Pak Jede Yogyakarta

#3 Sate Kambing
Sate kambingnya disajikan dengan sudah dilepaskan dari tusukannya. Ditambah dengan bumbu kecap, satenya terasa gurih dan manis. Mirip sate goreng sih, cuma ini enggak berminyak dan sedikit lebih terasa juicy daging bakar.

Sate Klathak Yogyakarta

#4 Sate Klathak
Kalau soal yang ini rasanya saya sulit nulis sedikit. Bisa panjang kali lebar deh. Mulai dari porsinya yang sedikit tapi besar-besar, rasanya yang gurih tapi bikin lidah terpuaskan (tapi perut ketagihan), harganya yang terjangkau, kepuasannya yang bikin pengen lagi dan blablabla lainnya.

Singkat kata, sate klathaknya : JUARA. Sampai sekarang saya masih terbayang-bayang dan masih kepingin merasakan kenikmatan Sate Klathak pak Jede ini.

Menu Sate Klathak Pak Jede Yogyakarta

Harga Makanan di Sate Klathak Pak Jede
Kalau membandingkan antara harga dan porsi yang didapatkan, bisa dibilang tidak terlalu mahal. Walau tidak bisa dibilang murah juga. Untuk satu porsi berisi 2 tusuk sate klathak, saya harus merogoh uang 22 ribu rupiah.

Eits, sebelum kamu bilang mahal, sate dua tusuk itu punya porsi yang terbilang lumayan banyak dengan irisan daging yang besar-besar. Dipadukan dengan rasa yang mampu memuaskan lidah, jadi buat saya harga segitu sangat bisa dimaklumi.

Dan sampai tulisan ini diposting, saya masih berharap-harap kapan bisa ke Jogja lagi. Sate klathak ini ngangenin!

Sate Klatak Pak Jede ‘Khas Jejeran’, Yogyakarta
Jl. Nologaten No.46 Caturtunggal
Sleman,Yogyakarta


Related Articles

14 thoughts on “Sate Klathak Pak Jede ‘Khas Jejeran’, Yogyakarta”

  1. 28 oct bsk aku ke solo sebenernya.. Tp udh hrs pulang 29 sore.. Ntahlah masih sempet ato ga ke jogja utk nyobain ini. Udh lama pengenn bgt makan sate klathak -_- .. Jd setusuk emang gede ya mas? Dr foto soalnya kliatan biasa ukurannya..

  2. Kurang begitu suka sate klatak sih. Mungkin karena bumbu sate orang jogja dan jawa timur beda. Kalau di jawa timur semua sate bumbunya bumbu kacang. Jadi pas nyobain sate klatak yang cuman kecap doang berasa kurang. Tapi kembali lagi ke selera juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *