Review Film Warcraft: The Beginning

Review Film: Membuat film adaptasi dari komik, game atau genre lainnya yang terlebih dahulu sukses itu menurut saya adalah sesuatu yang benar-benar sulit. Karena si sutradara harus memperhatikan kepuasan banyak pihak, misalnya si penggemar komik atau game aslinya, serta untuk si penikmat film. Dan biasanya, film akan lebih memuaskan salah satu pihak saja. Contohnya di film Batman vs Superman yang ternyata di kalangan penggemar komik DC cukup puas. Tapi penikmat filmnya, kecewa habis-habisan.

Itu juga yang mungkin jadi pemikiran Duncan Jones waktu ditunjuk menjadi sutradara untuk film Warcraft. Sebuah film yang diangkat dari franchise game fenomenal. Para gamers jelas berharap banyak dengan hasil Duncan Jones untuk memuaskan fantasi dari game RTS populer ini ke sebuah sajian berdurasi 2 jam tanpa mengecewakan. Dengan plot cerita yang memang sudah ada dari game aslinya, seharusnya memang tidak terlalu sulit. Tapi kalau untuk memberikan kepuasan bagi penikmat film, apa itu ‘hanya’ sekedar menceritakan ulang tanpa memperhatikan aspek lainnya?

Review Film Warcraft The Beginning Bahasa Indonesia

The Story
Cerita film Warcraft The Beginning sepertinya memang diangkat dari seri awal franchise game Warcraft. Manusia dan Orc adalah dua kehidupan yang diceritakan tidak pernah bisa berdampingan. Kerajaan Azeroth yang damai akhirnya mulai terguncang dengan kedatangan pasukan bangsa Orc yang ingin mencari dunia baru untuk kehidupan bangsa mereka. Caranya adalah dengan menyebrangi gerbang sihir untuk bisa datang ke dunia baru, dan membuka gerbang yang lebih besar untuk membawa seluruh bangsa Orc.

Bagi kerajsaan Azeroth, hal ini berarti ancaman kehancuran bagi kerajaan dan kehidupan mereka. Untuk itu mereka harus melakukan segala cara agar Orc tidak bisa membuka gerbang sihir tersebut. Sayangnya, menahan serangan bangsa Orc bukanlah hal yang mudah. Ditambah, mereka ternyata dihadapi konflik lain yang ada di kerajaan mereka.

Visualisasi
Amazing. Mungin itu kata yang bisa menggambarkan kekaguman saya dengan gambar yang muncul di hadapan saya. Bahkan dari scene awal, saya sudah sangat takjub bagaimana tokoh Orc dihadirkan. Sangat detail, terlihat real dan sangat….apa yah, wah aja gitu. Detail-detail kecil yang ada seperti aksesoris, guratan, tindikan sampai garis-garis tangannya para Orc itu sangat wah saja. Entah karena saya nonton di IMAX 3D, atau memang teknologi yang sangat canggih.

Enggak cuma di penggambaran Orc saja, tapi penonton sepertinya sukses terhipnotis dengan penggambaran dari dunia kerajaan Azeroth. Yah, cukup sulit sih rasanya untuk bisa dituliskan. Sayangnya saya sedikit kurang puas dengan efek yang dimunculkan dari pertempuran-pertempuran yang ada. Sepertinya kurang maksimal saja.

Download Film Warcraft Terbaru Bahasa Indonesia

The Review
Bagus. Udah gitu aja sepertinya. Saya sendiri belum pernah main story mode atau campaign dari franchise game Warcraft. Jadi ketika nonton film Warcraft The Beginning ini, saya enggak punya ekspektasi apa-apa. Cuma berharap filmnya bagus dan enggak mengecewakan. Dan seperti biasa, saya menghindari menonton review film Warcraft The Beginning ini terlebih dahulu untuk menghindari hal yang bisa mempengaruhi saya saat menikmati film.

Entah sebuah kesalahan atau memang kesengajaan, film Warcraft The Beginning ini menyisakan banyak pertanyaan di pikiran saya atau teman-teman yang ikut nonton. Dan dari ngobrol santai, tentu kami mengutarakan pendapat masing-masing dari setiap pertanyan itu. SPOILER, contohnya saja kenapa Garona itu berbeda dari Orc lainnya dan kenapa Gul’dan mengatakan “sekarang kamu adalah Orc?”. Apa hubungannya Medivh dengan Garona dan darimana Medivh terkena sihir ‘fel’. Dan sejenis-sejenisnya itu.

Overall, film Warcraft The Beginning ini buat saya terbilang sukses untuk sebuah film adaptasi. Memang penokohan masing-masing karakter masih kurang kuat. Tapi sepertinya memang sengaja dibuat seperti itu untuk dijadikan misteri yang akan dijawab di seri berikutnya. Judul The Beginning sepertinya memang cocok untuk film Warcraft, karena seharusnya film ini benar-benar menjadi awal dari sequel yang lebih keren!

Punya komentar soal film Warcraft The Beginning? Yuk ngobrol di kolom komentar! ~ iKurniawan.com

Related Articles

4 thoughts on “Review Film Warcraft: The Beginning”

  1. Betul tuh, mas. Kalau film yang diadaptasi dari buku, manga/komik, game, dll. emang suka kurang menarik. Karena imajinasi kita dan sutradara film berbeda.

    Misalnya saja film2 yang diangkat dari buku. Contoh film 5cm, saat baca novelnya tuh beuuuh keren. Imajinasi saya jalan dan membayangkan kejadiannya menurut saya sendiri. Pas difilmkan … saya agak sedikit kecewa, diluar dugaan saya.

  2. Entah kenapa dari duluuuu banget sampe sekarang selalu kecewa dengan film yang diangkat dari game Mas. Kayaknya yang ini juga gak punya ekspektasi apapun deh kalopun nantinya nonton. Kalo soal teknologi pasti jadi kekuatan utamanya ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *