Review Film: Hitting The Apex (2015)

Review Film – Jujur saja, film Hitting The Apex ini mungkin jadi film dokumenter pertama yang saya tonton dengan sengaja dan sukarela. Bahkan kalau diingat, saya lupa kapan terakhir kali saya nonton dokumenter selain di siaran tv berbayar. Alasannya sederhana saja, film dokumenter itu cenderung membosankan!

Tapi untuk film Hitting The Apex ini saya akan membuat pengecualian. Film ini merupakan dokumenter dari ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP. Ajang balapan yang memang beberapa minggu ini jadi headline koran dan situs olahraga karena insiden fenomenal di Sepang International Circuit antara Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Review Film Dokumenter MotoGP Hitting The Apex

Film Hitting The Apex ini menceritakan tentang kehidupan para pembalap, kru dan tokoh-tokoh yang ada di balik layar berlangsungnya sebuah balapan besar. Enggak cuma sekedar persiapan balapan, tapi juga mengupas intrik dan masalah yang terjadi antar pembalap atau juga dengan kru mereka. Dan dari film ini juga, saya jadi lebih tahu apa yang terjadi sebenarnya di arena MotoGP sepanjang tahun 2010 hingga 2014.

Secara garis besar, film ini membahas tentang perjalanan karir dari enam pembalap tercepat di dunia saat itu. Mereka adalah Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Casey Stoner, Marc Marquez, Dani Pedrosa dan mendiang Marco Simoncelli. Di film berdurasi 138 menit ini, dikupas tuntas bagaimana keenam pembalap tersebut mulai mengenal motor dan mulai di dunia balap.

Kita juga bisa melihat bagaimana mereka berlatih, membalap dan juga bersenggolan dengan kematian. Enggak cuma di lintasan, disajikan pula luapan emosi-emosi mereka di belakang panggung seperti pertikaian antara Lorenzo dan Simoncelli yang cukup fenomenal, Pedrosa yang tidak mau bersalaman dengan Simoncelli atau gesekan antara Pedrosa dan Marquez saat sama-sama berebut juara untuk mengejar Lorenzo.

Beberapa hal yang selama ini tidak pernah terekspos juga ikut masuk ke dalam film ini. Contohnya adalah sebuah gereja di kampung halaman Rossi yang selalu membunyikan loncengnya setiap kali The Doctor memenangkan balapan, atau adanya sebuah monumen ‘knalpot’ di tanah kelahiran Simoncelli yang akan menyemburkan api selama 58 detik setiap hari minggu untuk mengenang memori Marco Simoncelli.

Film dokumenter Hitting The Apex ini sendiri ditangani oleh Mark Neale, orang yang sukses merilis film dokumenter tentang MotoGP berjudul Faster pada tahun 2003 lalu. Film ini sendiri mungkin menjadi film dokumenter MotoGP kelima yang pernah ia buat. Di sepanjang film, kita juga akan mendengar Brad Pitt yang memang ditunjuk sebagai narator kali ini untuk pertama kali.

Overall, tidak banyak yang bisa saya review dari film dokumenter ini. Tapi kalau kamu seorang penggemar MotoGP, atau baru saja menyukai dunia MotoGP, film ini merupakan film yang harus kamu tonton. Supaya kamu bisa tahu, bagaimana perjuangan para pembalap tersebut untuk bisa sampai ke posisinya sekarang. Dan mungkin di film ini juga kamu bisa tahu, kenapa banyak orang mengagumi sosok Valentino Rossi. Rasanya, blog iKurniawan akan memberikan skor 8.6/10 untuk film ini!


Tulisan Lainnya

Chappie (2015) Hollywood kembali mengangkat cerita sci-fi tentang pemanfaatan teknologi robot untuk membantu memudahkan hidup manusia. Kali ini, robot-robot tersebut...
Film The Boxtrolls (2014), Stopmotion Kaya Akan Pe... Mungkin belum terlalu banyak film komersil yang dibuat dengan teknik stopmotion. Sekalipun ada, tidak banyak pula orang yang menyadari bahwa film ters...
The Martian (2015) Tahun 2013 lalu, dunia hiburan heboh dengan terobosan film sci-fi space thriller berjudul Gravity yang dibintangi oleh Sandra Bullock dan George Cloon...
The Devil Wears Prada (2006), Duet Maut Anne Hatha... Sinopsis film - Andrea Sachs (Anne Hathaway), atau Andy, adalah seorang fresh graduate dengan segudang prestasi dari salah satu universitas yang sedan...

Leave a Reply