Spy (2015)

Film yang mengambil cerita tentang spionase atau mata-mata memang selalu terasa mengasikkan. Biasanya, film seperti ini akan menyuguhkan aksi dan juga ketegangan menerka kapan penyamaran akan terbongkar. Dalam beberapa kasus, film mata-mata juga identik dengan humor yang diselipkan di antara akting tenang mata-mata yang sudah ternama. Tapi bagaimana jika mata-mata yang beraksi justru mereka yang dianggap tidak punya skill atau ketenangan khas James Bond atau Ethan Hunt?

Film Spy sepertinya mencoba untuk mengangkat sebuah cerita mata-mata yang sedikit berbeda. Paul Feig yang terbilang cukup sukses dengan film Bridesmaids beberapa waktu lalu mencoba untuk menciptakan komedi dengan latar mata-mata. Hal ini sepertinya memang terbilang sulit untuk sukses, jika harus dibandingkan dengan Austin Power atau Johny English. Menggaet beberapa nama seperti Jude Law, Melissa McCarthy dan bahkan Jason Statham, maka rasanya wajar jika banyak orang yang berharap film Spy ini akan menghadirkan sesuatu yang lebih.

Download Film SPY Bahasa Indonesia

Review Cerita Film Spy (2015)

Susan Cooper (Melissa McCarthy) adalah anggota CIA yang bertugas di balik meja. Secara khusus, tugasnya adalah untuk membantu mata-mata di lapangan menyelesaikan tugas-tugas mustahil mereka secara ajaib. Dalam hal ini, mata-mata yang dibantu Cooper adalah Bradley Fine (Jude Law). Hingga akhirnya dalam sebuah misi, Fine harus mengakui kecerobohannya hingga misi gagal dan tidak bisa diselesaikan. Dalam kebingungan, Cooper akhirnya mengajukan diri untuk menjadi agen lapangan dan menyelesaikan misi yang sudah dimulai oleh agen Fine.

Jika ini adalah murni film aksi spionase, tentu kita akan berfikir kenapa tidak Rick Ford (Jason Statham) saja yang ditugaskan untuk menyelesaikan misi tersebut. Tentu dengan track record peran yang dimainkan, misi pasti selesai dengan sangat menghebohkan plus aksi-aksi menegangkan. Namun karena ini adalah hasil kerja sutradara Paul Feig, sudah tentu Cooper yang akan menyelesaikan misinya dengan gayanya sendiri.

Komedi yang dihadirkan dalam film ini jujur tidak bisa dibilang smooth seperti film mata-mata umumnya. Justru cenderung konyol, kasar dan kadang tidak terduga. Beberapa bagian justru menghadirkan ‘blue comedy’ yang vulgar. Jadi praktis film ini bukan film yang diperuntukkan bagi anak-anak. Kehadiran Statham disini justru dengan mengejutkan sukses menjadi sidekick bagi McCarthy untuk membuat penonton tertawa karena kegilaan mereka.

Overall, jujur saja kalau untuk saya film ini tidak memiliki sesuatu yang spesial. Meski begitu, film ini cukup untuk dikategorikan sebagai hiburan dengan aksi-aksi bodoh dan komedi yang cukup untuk mengundang tawa. Alur cerita juga tidak terlalu berat, meski tidak juga bisa dibilang ringan. Rasanya, skor 6.8/10 sudah menggambarkan kalau film ini cukup layak untuk dinikmati di waktu senggang anda.

Tulisan Lainnya

Review Film: Batman V Superman: Dawn of Justice (2... Review Film: Rasanya sudah sejak pertengahan tahun 2015 lalu, publik sudah mulai dibuat penasaran dan tidak sabar untuk kemunculan film superhero yang...
The D Train (2015) Jack Black sepertinya memiliki chemistry tersendiri untuk memerankan tokoh-tokoh berkarakter selfish dengan ego yang besar. Beberapa mungkin yang fami...
Run All Night (2015) Liam Neeson sepertinya sudah punya nama tersendiri di antara para penggemar film. Bintang yang akrab dengan film action ini memang sangat identik deng...
Review Film: The Intern (2015) Review Film - Masa tua itu adalah masanya orang untuk beristirahat. Kalau bahasa populer kita, 'menikmati masa tua' gitu. Tapi pasti enggak semua oran...

Leave a Reply