Run All Night (2015)

Liam Neeson sepertinya sudah punya nama tersendiri di antara para penggemar film. Bintang yang akrab dengan film action ini memang sangat identik dengan seorang jagoan yang penuh tekad dan tangguh. Jadi meski punya banyak fans, jangan heran pula kalau Liam Neeson juga punya haters. Ya, perannya yang cenderung selalu sulit dikalahkan membuat penikmat film seperti punya pandangan kalau film Neeson selalu ‘gitu-gitu saja’.

Saya sendiri bukan fans dan bukan pula haters film-film Liam Neeson. Terbukti saya menyukai film The Dark Knight Rises dan juga Non-Stop. Bahkan film Love Actually yang notabene bukan film action, menurut saya Neeson bermain dengan apik saja. Dan terakhir, saya baru saja menonton film terbaru Liam Neeson yang berjudul Run All Night (2015).

Download Film Run All Night Subtitle Bahasa Indonesia

Review Cerita Film Run All Night

Setelah film Non-Stop, film ini adalah film kedua Liam Neeson yang saya tonton dan dimulai dengan posisi dimana Neeson sedang putus asa serta terpuruk sebagai pecandu alkohol. Dan entah karena kebetulan ditangani oleh orang yang sama, Jaume Collet-Serra, semua masalah tentang kondisi yang ada secara perlahan terkuak di awal-awal film dmulai. Well, enggak semua sih. Ada beberapa misteri yang juga dijawab di pertengahan film.

Film ini sendiri sejatinya menceritakan tentang persahabatan Jimmy Conlon (Liam Neeson) dan Shawn Maguire (Ed Harris). Shawn adalah seorang bos penjahat, dan Neeson merupakan sahabat sekaligus orang kepercayaan Shawn. Namun rupanya hal tersebut tidak diikuti oleh anak mereka. Danny Maguire (Boyd Holbrook) yang ingin mengikuti jejak si ayah rupanya seorang yang suka bertindak semaunya sendiri. Perbuatannya yang kelewat batas inilah yang akhirnya membuat Jimmy dan Shawn akhirnya harus melewati garis persahabatan mereka.

Dari sinopsis cerita film Run All Night tersebut memang terlihat seperti biasa saja. Namun konflik antar sahabat tersebut sepertinya bukan menjadi masalah utama di film ini. Jaume Collet-Serra juga dengan apik memasukkan konflik Jimmy dengan anaknya, Mike Conlon (Joel Kinnaman), sebagai inti cerita lain yang ada di film ini. Bahkan mungkin, usaha Jimmy untuk menyelamatkan Mike dan memperbaiki hubungan mereka memiliki porsi yang lebih penting dibandingkan sekedar kejar-kejaran dan baku tembak dengan para anak buah Shawn.

Review Cerita Film Run All Night

Dan untuk sebuah film action, keseruan sekaligus ketegangan yang dihadirkan film Run All Night juga cukup memuaskan. Penonton seperti diajak memacu adrenalin tanpa harus berfikir apa yang akan terjadi berikutnya. Sayangnya, prolog yang muncul di awal film seperti memberikan ‘bocoran’ tentang bagaimana ending yang akan terjadi. Sehingga ending yang sepertinya akan berakhir manis, kurang memberikan kejutan saat menjadi berbalik 180 derajat dari apa yang dilihat penonton.

Film Run All Night mungkin film action yang saya bilang menarik untuk ditonton. Meski ada kesan bahwa ini adalah ‘Die Hard’ versi Liam Neeson, tapi tetap saja ketegangan dan jalan cerita yang menarik membuat saya terus menonton hingga film selesai. Rasanya, nilai 7.0/10 adalah angka yang pantas.

Tulisan Lainnya

Film The Cobbler (2014) Kalau ada pertanyaan seperti ini, "Jika kamu bisa menjadi siapapun dan melakukan apapun yang kamu mau, kamu akan mejadi siapa dan melakukan apa?", mak...
Film The Boy Next Door (2015) Mungkin enggak banyak film dari Jennifer Lopez yang pernah saya tonton. Beberapa diantaranya cuma Shall We Dance, The Wedding Planner dan Maid in Manh...
The D Train (2015) Jack Black sepertinya memiliki chemistry tersendiri untuk memerankan tokoh-tokoh berkarakter selfish dengan ego yang besar. Beberapa mungkin yang fami...
Review Film Big Hero 6, Animasi Disney Dalam Cerit... Film animasi Big Hero 6 mungkin jadi film animasi kedua yang saya tonton di bioskop setelah film How To Train Your Dragon 2. Berbeda dengan penonton a...

Leave a Reply