Pengalaman Servis Sepatu Di Stop N Go Transmart Cempaka Putih

Sepatu formal, pantofel atau sepatu kerja jenis lainnya adalah item yang penting ketika kita mulai aktif lagi di kantor. Setelah 3,5 tahun kuliah dan tidak pernah dipakai, sepatu pantofel kesayangan saya dan satu-satunya itu akhirnya kembali bertugas. Dan rupanya sepatu itu terlalu lama disimpan dengan cara yang kurang baik. Jadi ketika saya balik ke kantor baru berjalan 3 hari, si sepatu kesayangan itu akhirnya tumbang. Lem dari sol sepatu saya rupanya mengering, melepas dan akhirnya terancam mangap!

Karena sepatu itu saya beli di tahun 2011, sebenernya agak dimaklumi juga kerusakannya. Hampir 5 tahun loh. Tapi karena dalam pemakaian efektifnya baru kurang lebih 2 tahunan, rasanya sayang kalau enggak diperbaiki. Awalnya sih teman menyarankan untuk ke tukang sol sepatu di halte deket kantor. Namun bukannya sok mahalan, tapi kok rasanya sayang sudah beli sepatu agak bagus, pas memperbaikinya malah malas-malasan dan pengen seadanya saja. Saya pikir sih begitu. Jadilah saya mencoba untuk mencari referensi tempat memperbaiki sepatu di Jakarta ini.

Baca juga : Kelebihan Sepatu Berbahan Kulit Asli

Dari hasil tanya sana-sini, ternyata ada dua tempat yang direkomendasikan untuk memperbaiki sepatu. Yang pertama adalah Laba Laba. Katanya sih ini tempat reparasi sepatu dan tas yang sudah ternama sejak dahulu. Sedangkan yang kedua adalah Stop N Go. Kalau yang satu ini tempatnya ada di mall-mall. Dan karena alasan ‘sekalian’ mau ini itu, saya pilih ke Stop N Go saja.

hasil biaya perbaikan sepatu di stop n go

Outlet Stop N Go yang saya pilih adalah Stop N Go Transmart Cempaka Putih. Alasannya cuma karena lebih dekat dan penasaran dengan bentuk dari Transmart yang iklannya sering muncul di televisi. Dari situs resminya, outlet ini berada di Transmart Cempaka Putih Lantai I, Jalan A Yani 83 Cempaka Putih, Jakarta. Karena saya naik ojek online dan turun di pintu depan, saya harus menuju ke lobi parkiran belakang. Di situ letak outlet Stop N Go ini. Dan dari denah yang ada, outlet mereka sejatinya bukan di lantai I, melainkan di ground atau lantai dasar.

Sampai di lokasi sekitar pukul 13.40-an dan ada satu petugas outlet yang berjaga. Kebetulan dia juga sedang memperbaiki sepatu wanita kalau saya enggak salah lihat. Ketika saya menunjukkan kerusakan pada sepatu saya, si petugas langsung menyebutkan kalau sepatu saya itu harus direkatkan dengan lem baru kemudian dijahit. Saya kira mereka bisa memperbaiki dengan lem khusus yang merekat kuat dan di-press, jadi tidak perlu sampai bolong-bolong karena jahitan. Menurut si petugas bisa saja diperbaiki dengan cara itu. Namun dia tidak menjamin ketahanan dari hasil perbaikannya nanti.

Karena sudah kepalang sampai di lokasi, dan juga sepatu kerja ini bakal sering saya pakai hari-hari, jadilah saya setuju saja untuk dijahit. Karena dia sedang bertugas sendiri dan sedang ada yang diperbaiki pula, maka dia minta untuk ditinggal saja dan sepatu dapat diambil kembali sekitar pukul 15.30-an. Dan saya setujui saja nanti saya kembali sekitar pukul 16.00. Untuk menghabiskan waktu, saya berputar-putar melihat isi dari Transmart Cempaka Putih saja.

Sekitar pukul 16.30 saya kembali ke outlet Stop N Go untuk mengambil sepatu saya yang sudah diperbaiki. Rupanya petugas yang berjaga sudah ganti juga. Sebelum membayar, saya memeriksa hasil kerja mereka dengan seksama. Dan dari pengamatan singkat saya, rupanya tidak ada yang istimewa-istimewa amat dari hasil tersebut. Meski tidak melihat langsung cara kerjanya, saya yakin tidak jauh berbeda dengan tukang sol tradisional pada umumnya. Saya masih melihat sayatan garis untuk menjahit yang kurang halus dan ada benang-benang yang keluar dari jalur sayatan tersebut. Sebenernya untuk yang namanya perbaikan, ya bisa dibilang bagus kok. Tapi agak di bawah ekspektasi saya.

Baca juga : Tips Merawat Sepatu Kulit Asli

Biaya perbaikan sepatu di Stop N Go cukup bervariasi, itu kata si petugas yang pertama. Jadi tergantung dari kerusakan sepatu tersebut. Untuk yang solnya lepas seperti saya dan perlu dijahit, biaya yang saya keluarkan adalah 75 ribu rupiah. Murah atau mahal, itu relatif saja sih. Namun kalau yang namanya sudah masuk mall, yah bisa dimaklumi lah.

Oh iya, selain reparasi sepatu, Stop N Go ini juga menjual berbagai perlengkapan untuk perawatan sepatu seperti shampoo, balsam atau semir. Perlengkapan lain seperti insole dan tambahan sole (namanya apa sih?) untuk menambah nyaman sepatu juga ada. Sayangnya, sepertinya mereka juga kurang memahami cara merawat sepatu secara detail. Hanya terbatas pada barang yang mereka jual. Mungkin lain kali kalau saya perlu memperbaiki sepatu lagi, saya akan mencoba di tempat lain seperti Laba-Laba itu untuk perbandingan. Katanya sih hasil kerjanya sangat memuaskan. Atau ada yang punya rekomendasi tempat lain?

Tulisan Lainnya

Sering Dengar Musik Bikin Tuli / Budek? Ah, Masa S... Meski bukan seorang yang sangat mencintai musik, tapi buat saya mendengarkan musik itu seperti sebuah rutinitas yang menyenangkan. Bahkan dalam bebera...
Saya dan Secangkir Kopi Kopi bisa dibilang salah satu minuman paling nikmat yang pernah saya minum. Rasa pahit dan racikan sedikit gula, ngebuat kopi terasa menenangkan bua...
Bank BRI Merubah Tarif Jasa Perbankan, Kok Gitu Ya... Mungkin bisa dibilang kalau sekarang ini hampir semua orang punya setidaknya satu rekening di bank. Rasanya sangat wajar kok, di bank kita memang bisa...
Coretan Pesta Kelulusan Pertama - tama, karena ini tanggal 2 Mei, saya mau ngucapin Selamat Hari Pendidikan Nasional untuk setiap orang yang menghargai pentingnya pendidikan....

8 Comments

  1. adis
    • Monica
      • Monica

Leave a Reply

badge