Mengagumi Honda CB Retro

Ada beberapa rekan saya yang bilang kalau saya punya ‘keanehan’ dalam selera. Entah itu selera berpakaian, berpenampilan, bahkan mungkin selera makan. Kata mereka, saya tidak seperti orang kebanyakan. Bukan dalam arti ‘you are different and that is cool’, tapi lebih ke ‘that is weird’.

Salah satu contoh yang lagi eksis adalah, ketika kebanyakan teman saya mengagumi motor Ninja 250 dengan kegagahannya, atau New V-Ixion dengan desain yang keren, saya malah naksir sama motor tua era 70-an. Iya, saya lagi mengagumi motor retro Honda CB, yang emang pernah jaya sekitar tahun 70 sampai 80 an.

Modifikasi Honda Cb 100

Contoh Modifikasi Honda CB 100

Tapi meski buat mereka itu aneh, buat saya enggak gitu. Mungkin kalau orang yang memiliki ‘aliran’ yang sama bakal bilang, itu namanya kamu berjiwa retro. Yah, barangkali mereka juga benar. Tapi saya gak se-retro itu kok. Rambut saya gak kribo, dan saya gak suka pake celana cut-bray. hehehe..

Terus Kenapa Kagum sama Honda CB?
Alasannya simpel. Yang pertama, Saya dulu pernah jadi ‘penunggang’ motor Tiger. Saya suka sensasi mengendarai motor gagah, walaupun sebenernya badan saya yang kecil ini kebanting – banting sama body tiger yang segede gitu. Beberapa tahun lalu si tiger itu dicolong sama orang, dan sejak itu saya udah jarang banget naek motor cowok, dengan kebanggaan sendiri. Dan saya bertekad, suatu saat saya harus punya motor cowok lagi!

Alasan kedua, kayak yang saya bilang tadi, badan saya kecil. Kalau motor laki (atau motor sport) jaman sekarang itu tinggi – tinggi, dan gede – gede. Kalau ada yang liat saya bawa V-Ixion aja, mereka bilang kayak ikan teri naek sepeda. Absurd memang, tapi kenyataannya gitu. Kalaupun ada motor sport yang badannya kecil, itu adalah Ninja 2 tak. Dan itupun masuk alasan ketiga nanti.

Dan terakhir adalah alasan ketiga, motor sport itu relatif mahal. Coba deh liat harga motor sport sekarang. Motor Ninja 2 tak yang bekas masih diatas angka 10 jutaan. Apalagi Ninja yang 250, lebih mahal dari harga mobil bekas loh.

Karena alasan – alasan diatas itu, saya lebih memilih untuk mengagumi motor retro. Lagian, siapa bilang motor tua itu jadul dan butut. Sekarang ini motor CB lagi ‘reborn’, coba aja tengok di parkiran – parkiran mall atau di kampus – kampus.

Modifikasi Honda CB Jap style

Modifikasi Honda CB Jap Style

Motor yang umurnya lebih tua dari saya ini mulai bertaburan dimana – mana, walaupun kebanyakan dari mereka bukan asli CB. Kebanyakan adalah CB jejadian, rubahan dari GL ataupun sodara – sodaranya. Jadi jangan heran kalau liat ada motor tua, tapi tenaga muda. Karena itu memang motor muda, cuma ganti baju aja. Tapi gak masalah toh, terkadang tampilan retro bukan soal orisinalitas, tapi soal style!

Mengutip lirik dari salah satu koleksi lagu Project Pop :

“70-an, Old fashion tapi keren!!”

Tulisan Lainnya

Pengalaman Mencoba Gojek Surabaya Sekarang ini rasanya siapa yang tak pernah mendengar tentang Gojek. Salah satu alterntif moda transportasi roda dua yang tengah naik daun. Bahkan hamp...
Pengalaman Belanja Online Di BukaLapak Kemarin saya untuk pertama kalinya bertransaksi online di situs marketplace BukaLapak.com. Memang sih, saya sendiri sudah punya akun BukaLapak cukup l...
Bank BRI Merubah Tarif Jasa Perbankan, Kok Gitu Ya... Mungkin bisa dibilang kalau sekarang ini hampir semua orang punya setidaknya satu rekening di bank. Rasanya sangat wajar kok, di bank kita memang bisa...
Berkunjung Ke Pameran Otomotif Surabaya 2014 Pertengahan Oktober kemarin info tentang beberapa event yang bakal digelar di Surabaya untuk awal November memang sudah beredar. Ada yang masuk list w...

4 Comments

  1. PenyukaRetro
    • iKurniawan
    • iKurniawan

Leave a Reply

badge