Memilih Anti Virus Untuk Laptop dan Komputer Pribadi

Untuk orang yang sering menggunakan laptop atau komputer, mungkin keamanan data adalah sesuatu yang harus diperhatikan. Gangguan yang mungkin datang untuk mengganggu file yang kita simpan dalam laptop atau komputer kita bisa datang kapan saja, apalagi jika kita terkoneksi dengan internet. Gangguan tersebut bisa berupa penyusup orang yang menyusup melalui koneksi internet, file virus, malware atau hal lain yang dapat mengganggu dan merusak sistem komputer kita.

Sebenarnya, jika kita menggunakan OS Windows, sudah terdapat firewall bawaan yang menjadi tembok pengaman untuk komputer kita. Namun, menurut para ahli di dunia keamanan komputer, sistem keamanan bawaan windows itu seperti tembok dengan banyak jendela yang tak terkunci rapat. Jadi masih rentan untuk disusupi oleh orang ataupun virus dan sejenisnya.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk kita pemakai laptop ataupun komputer, agar memasang sistem pengamanan tambahan. Sistem tersebut dapat berupa firewall tambahan, ataupun anti virus. Tergantung kebutuhan sih, namun sekarang ini sudah ada anti virus yang sepaket dengan firewall dan tambahan pengamanan lainnya.

tips memilih anti virus laptop

Tips Memilih Anti Virus Untuk Laptop / Komputer Pribadi

Jika kita memutuskan untuk menggunakan anti virus tambahan, maka kita perlu memperhatikan beberapa hal agar anti virus tersebut tidak sia-sia. Oh iya, tips ini untuk pemilik komputer personal, karena kalau korporat atau perusahaan biasanya sudah diamankan dari divisi IT masing-masing. Tapi jika tidak, mungkin dapat mempertimbangkan tips memilih anti virus yang saya rangkum disini.

Identifikasi Kebutuhan dan Kemampuan Laptop Anda
Sebelum memutuskan untuk memilih suatu merk anti virus, coba terlebih dahulu mengidentifikasikan kebutuhan kita akan sistem keamanan tersebut. Apakah kita ingin mencari anti virus saja, atau yang termasuk dengan firewall. Bisa juga untuk memilih yang memiliki gamer mode, atau ingin yang memiliki full proteksi termasuk email scanner, anti spam, anti malware dan sebagainya.

Namun dibalik identifikasi tersebut, kita harus memperhatikan kemampuan dari laptop atau komputer kita. Meski saya belum melakukan riset, tapi dari pengalaman yang sudah-sudah, ada beberapa anti virus yang membutuhkan resource besar. Jika spesifikasi laptop kurang mumpuni, anti virus tersebut justru memberatkan kinerja laptop. Hal ini dikarenakan untuk dapat terus melindungi komputer kita, anti virus harus selalu dalam kondisi ‘enable’ dan berjalan di background process yang memakan sejumlah memori. Semakin besar memori yang dikonsumsi, maka semakin terbebani pula laptop kita.

Pilih Anti Virus Dengan Kemampuan Deteksi Tinggi
Meski sama-sama memiliki nama sebagai anti virus, namun setiap merk biasanya memiliki kemampuan deteksi yang berbeda-beda. Hal ini tergantung dengan update database anti virus masing-masing merk. Selain itu, ada beberapa anti virus yang juga menerima masukan sample virus dari para user mereka, sehingga update database virus mereka dapat lebih cepat dibanding pesaingnya.

Untuk dapat mengetahui reputasi dan kemampuan deteksi rate detection, kita bisa mencari review dari web dan forum yang memang memiliki kapasitas untuk melakukan test keamanan. Ada beberapa blog yang juga dapat dijadikan referensi, karena pengalaman user juga bisa jadi pertimbangan penting.

Tentukan Batasan Harga Anti Virus
Nah, kalau ini kembali ke masing-masing personal saja. Anti virus sekarang bukan barang yang terlalu mahal lagi kok. Memang untuk harga masih di kisaran ratusan ribu, tapi kalau kita rajin browsing, kadang ada saja yang memberikan penawaran dan diskon spesial.

Untuk yang agak ‘nakal’, mungkin bisa saja dapat memperoleh anti virus premium dengan gratis. Caranya enggak usah saya jabarkan disini, enggak enak. Tapi kalau mau dapat perlindungan yang prima, ya tak ada salahnya keluar sedikit biaya. Data komputer kita lebih mahal loh dari itu
πŸ˜€

Anti Virus Lokal Apa Bagus?
Nah, kalau untuk yang satu ini saya tidak akan men-judge, maklum saya bukan expert bidang IT. Namun dari pengalaman dan berbagi cerita dengan rekan-rekan, anti virus buatan lokal asli Indonesia juga sekarang ini cukup bagus. Meski kurang maksimal, namun dibanding dengan anti virus bermerek ternama, anti virus lokal lebih cepat mendeteksi virus yang juga buatan lokal. Coba saja ketika dulu heboh virus surat cinta atau virus lokal lainnya. Anti virus lokal itulah yang mengatasi hingga tuntas.

Anti virus terbaik 2014

Rekomendasi Anti Virus Untuk Laptop

Kalau kita mencari anti virus yang direkomendasikan, ada banyak pilihan kok yang punya reputasi baik. Ini saya ambil dari rekomendasi berdasarkan rating dan kepuasan pengguna, ada Bitdefender, Avira, Kaspersky, AVG, ESET atau NORTON. Masih banyak sih yang lain, tapi ada 3 anti virus bermerk yang pernah saya pakai. Mungkin bisa dijadikan referensi saja.

Kaspersky Anti Virus
Anti virus ini dulu saya pakai ketika masih di kantor. Yang saya suka dari Kaspersky adalah user friendly dan fiturnya cukup lengkap. Kalau tidak salah, Kaspersky juga ada fitur “parents protections” (apa Childrens Protection ya?). Intinya sih, fitur ini bisa memblok website-website yang tidak kita izinkan untuk akses. Selain itu juga ada fitur banner / ads block. Jadi kalau kita membuka website, iklan yang biasa muncul tidak akan tampak.

Untuk harga, kalau beli personal anti virus Kaspersky ini harganya sekitar 200 ribuan. Tapi karena kami waktu itu di kantor, dan komputer yang digunakan cukup banyak, kami beli Kaspersky Anti Virus dengan 3 licensi seharga 350 ribuan sudah termasuk free shipping (Kaspersky Anti Virus 2014 3 User). Lebih hemat. Jadi saran saya, kumpulkan 2 orang teman anda untuk diajak patungan. Lumayan kan?

ESET Smart Security
Nah, kalau ini anti virus yang sekarang saya pakai untuk laptop saya. Yang saya suka dari anti virus ini adalah fiturnya sangat lengkap, ada forum diskusi user, resource yang sangat ringan dan pengamanannya sangat ketat. Bahkan menurut saya kadang terlalu ketat, sampai-sampai saya kesulitan kalau mau koneksi ke laptop teman untuk main game bareng. Terakhir saya mencoba sharing koneksi internet laptop saya agar bisa diakses melalui smartphone, saya malah harus disable protection dahulu. Dulu saya beli licensi ini karena dapat promo dari seorang teman.
πŸ˜€

Nah, itu beberapa tips memilih anti virus untuk laptop atau personal computer. Semoga dapat bermanfaat.

Related Articles

2 thoughts on “Memilih Anti Virus Untuk Laptop dan Komputer Pribadi”

  1. Dulu saya pakai kaspersky tapi semenjak update & rasanya lebih berat dibanding versi sebelumnya akhirnya pindah pakai eset & enaknya bisa beli dipenjual lokal bayarnya pakai pulsa πŸ™‚

  2. Saya tidak terlalu paham tentang antivirus, khususnya mana yang terbaik untuk masing-masing komputer/laptop. Tapi saya pakai karena baca-baca review. Nah apakah benar tidak boleh menginstall 2 antivirus luar? Kalau mau install 2 antivirus bisa saja, asalkan 1 lokal (smadav atau lainnya) dan 1 laginya produk luar, apakah benar begitu masu ikurniawan? Makasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *