Martabak Bangka 235, Favorit Keluarga

Mungkin nama makanan yang satu ini ada sudah terkenal dimana – mana, variannya juga bermacam – macam. Ada yang martabak mesir, india, telor, manis dan enggak ketinggalan juga martabak bangka. Di beberapa daerah, untuk martabak manis atau bangka, makanan ini ternyata bukan martabak namanya, melainkan kue terang bulan.

Martabak bangka merupakan salah satu jajanan favorit di keluarga saya. Dan entah sengaja atau tidak, kami memiliki langganan jika ingin membeli martabak bangka. Nama martabak itu sendiri adalah Martabak Bangka 235.

Kuliner Bandar Lampung Martabak Bangka

Martabak 235 ini dulunya tidak punya nama, cuma jualan martabak di sebuah kios begitu saja. Mungkin dari akhir tahun 80-an, atau awal tahun 90-an ayah dan ibu saya pertama kali membeli martabak ini. Awalnya penjual martabak ini membuka usahanya di kios kecil di Jalan Imam Bonjol, Bandar Lampung.

Berawal dari situ, ibu saya kalau ingin makan martabak cuma mau yang dibeli di kios tersebut. Sampai sekitar beberapa waktu yang lalu, kios tersebut tutup dan si martabak sudah hilang. Cukup kecewa juga, karena dari situ kami beberapa kali membeli martabak bangka di tempat lain, tapi tak pernah cocok.

20130716_160913

Beberapa bulan kemudian, secara tidak sengaja saya melihat papan nama Martabak Bangka 235, di depan sebuah rumah cukup mewah, sekitar 1 km dari lokasi kios martabak yang lama. Karena penasaran ingin mencoba, saya menyempatkan mampir keesokan harinya. Tak disangka ternyata itu adalah martabak langganan kami.

Ternyata, si ibu penjual (biasa saya panggil enci) mengatakan kalau mereka memang pindah ke lokasi yang baru tersebut. Katanya lebih enak berjualan di depan rumah sendiri. Dan lagi, rumah tersebut merupakan hasil kerja keras mereka berjualan martabak selama ini. Woww….

Kuliner Lampung Martabak

Nah, buat kamu yang tinggal di Lampung, atau sedang singgah di kota Bandar Lampung, cobain deh Martabak Bangka 235 ini. Letaknya tepat di pertigaan keluarnya mobil angkot ratulangi, sebelum masuk Jalan Imam Bonjol. Maaf, saya memang pelupa kalau nama – nama jalan.

Soal rasa, sudah tidak diragukan lagi. Roti si martabak ini sendiri sangatlah empuk, sampai ponakan saya yang tidak doyan martabak saja menjadi ketagihan. Bukan cuma keluarga saya, sekarang keluarga istri saya, sahabat saya, sampai bos istri saya di kantornya juga menjadi ketagihan dengan martabak bangka 235 ini.

Tulisan Lainnya

Cafe Ambali, Kuliner Khas Bali di Kota Bandar Lamp... Kuliner Bandar Lampung - Untuk yang suka jalan-jalan, maka mencoba kuliner khas dari daerah yang kita datangi mungkin sudah menjadi suatu keharusan. K...
Kuliner Surabaya – Bebek Palupi Rungkut Review Kuliner - Kemarin saya pernah menuliskan warung makan khas kuliner bebek yang baru membuka cabangnya di Bandar Lampung. Memang ada banyak refer...
Menikmati Sedapnya Martabak Malabar Arham Di Kota ... Martabak Malabar Padang - Berkunjung ke Kota Padang, Sumatera Barat itu seperti datang ke sentra kuliner yang sangat khas. Bayangin coba, siapa yang e...
Review Kuliner Bebek Goreng H Slamet, Bandar Lampu... Dulu saya jarang makan bebek, atau mungkin bisa dibilang enggak pernah. Mungkin karena saya dulunya tipe orang yang ragu mau coba-coba makanan baru. T...

2 Comments

    • iKurniawan

Leave a Reply

badge