Hape Android Kamu Lemot? Mungkin Aplikasi Ini Penyebabnya!

Asiknya punya smartphone, apapun sistem operasinya, kita jadi punya beragam pilihan aplikasi. Baik itu aplikasi untuk keperluan kerja, bisnis, kuliah, sekedar fun atau untuk kebutuhan lainnya. Banyak pilihan, banyak yang gratis pula. Jadi jangan heran kalau kamu lihat hape kawan kamu, atau malah hape kamu sendiri dipenuhi aplikasi-aplikasi berbeda padahal fungsinya sama. Contohnya saja browser sampai ada 3 biji, aplikasi kamera ada 2 jenis dan sebagainya.

Tapi yang perlu diwaspadai adalah semakin banyak aplikasi, tentu akan semakin memakan ruang di hape yang kita punya. Enggak cuma sekedar ruang penyimpanan, tapi juga ruang kerja prosesor dan memori ikut bekerja lebih keras untuk bisa mengakomodir semua aplikasi-aplikasi tadi. Dan di hape Android, beberapa aplikasi ternyata berjalan pada background dengan memakan sejumlah memori. Efeknya, hape android kita jadi lemot!

Memang sih, enggak terlalu sulit untuk mengidentifikasi aplikasi-aplikasi apa saja yang sukses membuat hape kita sering bengong atau lemot tadi. Tapi untuk beberapa orang yang kurang teliti, justru aplikasi-aplikasi yang dianggap penting dan tidak mengganggu adalah penyebabnya. Berikut ini beberapa aplikasi yang mungkin menyebabkan hape android kamu jadi lemot!

Aplikasi Android Bikin Hp Lemot

Facebook
Kayaknya sih sekarang setiap kita beli hape Android baru, aplikasi ini otomatis sudah terinstall sebagai aplikasi bawaan. Wajar saja, pengguna sosial media yang satu ini sepertinya termasuk yang terbanyak di dunia. Tapi perlu kamu tahu juga, aplikasi ini adalah aplikasi yang cukup banyak memakan memori dan juga baterai karena terus melakukan sinkronisasi pada background. Praktis, baterai cepat habis dan juga pemakaian resource terus berjalan.

Saya sudah sejak lama tidak login Facebook di Android dengan menggunakan aplikasinya. Untuk bisa tetap Facebook-an di hape android, saya menggunakan browser biasa. Bisa Google Chrome atau juga Opera Mini. Sementara untuk aplikasi Facebook yang tidak bisa dihapus karena memang Androidnya masih belum root, kita cukup melakukan log out dari aplikasi tersebut. Coba deh rasain bedanya!

Weather / Cuaca
Banyak orang yang menjadikan widget aplikasi weather ini sebagai homescreen mereka. Entah memang butuh atau biar pemanis saja. Ini preferensi masing-masing sih. Tapi untuk tahu saja, agar terus update tentang kondisi cuaca di lokasi kita, maka aplikasi ini akan terus mengakses gps untuk mengetahui posisi kita dan juga internet untuk mencari ‘update’ cuaca terkait lokasi kita tadi.

Nah, kalau saya sendiri enggak menggunakan aplikasi ini karena memang jarang mengandalkan aplikasi untuk mengetahui cuaca. Memang sih tampilan hape android jadi keren pakai widget ini. Apalagi kalau sudah menggunakan theme-theme yang keren. Tapi kalau memang benar-benar butuh info cuaca, rasanya saya lebih senang menggunakan Google Now atau langsung melihat ke langit saja. Lagipula, saya belum mendapatkan aplikasi prediksi cuaca yang benar-benar akurat!

Anti-Virus (Apalagi yang Gratis!)
Kalau yang ini masih menjadi perdebatan panas juga sih diantara para pengguna hape Android. Menurut beberapa orang, Android tidak perlu diinstal anti-virus karena memang sistem operasinya cukup aman. Namun untuk sebagian lagi, perangkat smartphone seperti Android tetap harus dilindungi agar tidak terkena virus. Khawatirnya, virus bisa saja merusak dan mencuri data-data kita sebagai pengguna ponsel.

Hmmm, bener sih alasannya kalau seperti itu. Tapi perlu diketahui juga, untuk dapat melindungi ponsel Android kita, maka anti-virus itu tadi akan terus berjalan dan melakukan scanning atas semua aktivitas kita. Apalagi kalau anti-virus itu gratis. Selain berjalan di background, anti-virus ini juga akan secara berkala ‘memanggil’ iklan-iklan untuk muncul di hape kamu. Jadi, kalau kamu merasa benar-benar khawatir dan ingin menggunakan anti-virus, gunakan yang premium dan berbayar. Rasanya enggak terlalu mahal juga dan bisa dibayar dengan pulsa kok!

Cleaner, Booster, Manager?
Nah, ada banyak nih jenis aplikasi ini di Play Store. Bahkan kalau lagi internetan, sering juga ada iklan yang judulnya “Android Kamu Lemot? Coba Aplikasi Ini!”. Memang sih, ketika kita ‘membersihkan’ dengan aplikasi-aplikasi tersebut terasa kalau sekian MB RAM sudah dibebaskan, sekian MB cache dihapus dan bla-bla-bla. Padahal, aplikasi ini sendiri juga memakan memori karena memiliki cache kerja yang cukup besar. Selain itu, biasanya aplikasi ini (yang juga gratis) akan terus memunculkan iklan-iklan yang cukup mengganggu!

Kalau kamu memang benar-benar perlu untuk melakukan pembersihan, enggak perlu menginstall aplikasi macam-macam kok. Misal mau membersihkan cache dari Instagram, cukup buka Settings-App lalu cari Instagram. Selanjutnya tinggal klik Clear Cache saja dan semua beres.

Nah, sepertinya itu beberapa aplikasi yang sejauh ini disebut memakan banyak memori, baterai dan sukses bikin hape Android jadi lemot. Gunakan hape dengan bijak, karena terkadang yang salah bukan hapenya, tapi usernya. Kita pemakai smart phone, jadi jangan sampai kalah smart sama si phone itu ya. Semoga bermanfaat!


Tulisan Lainnya

Melirik Ponsel Premium SAMSUNG S6 Dan S6 Edge Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 8 Mei 2015, SAMSUNG akhirnya secara resmi merilis ponsel kelas premium mereka yang sangat menghebohkan itu untuk...
Pilihan Ponsel Android Di Bawah 3 Jutaan Sudah sekitar satu bulanan saya menggunakan hape Oneplus One dan sejauh ini tidak ada masalah atau keluhan apapun dengan kinerjanya. Bahkan mungkin un...
BlackBerry Messenger Untuk iPhone dan Android "BBM for iOS and Android to Launch This Summer" Headline press release dari situs resmi BlackBerry itu bener - bener bikin gempar penggila teknologi....
Unboxing Android Oneplus One Dari Lazada Indonesia Menyambung dengan postingan saya beberapa waktu yang lalu tentang ikut flashsale harga spesial hape android Oneplus One di salah satu toko online di I...

Leave a Reply