Film Into The Woods (2014), Broadway Disney Dalam Layar Lebar

Review Cerita Film – Untuk penggemar dongeng waktu masih kecil dulu, pasti inget banget dengan dongeng klasik macam Cinderella, Rapunzel, Jack The Giant Slayer atau Little Red Riding Hood. Bisa dibilang, itu dongeng top dari keluarga Disney, tanpa mengesampingkan keberadaan Putri Salju dan Putri tidur. Pertanyaannya, gimana kalau semua kisah dongeng tersebut dijadikan satu?

Sebenarnya hal itu sudah pernah dilakukan sekitar tahun 80-an. Hanya saja waktu itu disajikan dalam sebuah drama musikal Broadway yang berjudul Into The Woods. Kabarnya sih, waktu itu drama ini sukses besar karena ceritanya yang tidak tertebak dan musiknya yang menghibur. Nah sekarang, Disney kembali ingin mengulang sukses tersebut dalam format yang berbeda. Dihadirkan untuk penggemar Disney di seluruh dunia, maka hadirlah film Into The Woods pada akhir 2014 lalu!

review cerita film into the woods

Cerita film Into The Woods sendiri kabarnya memang mengambil cerita dari yang pernah dipentaskan di Broadway. Hanya saja dalam format lebih baru, Disney sepertinya tidak tanggung-tanggung ingin mengulang sukses. Nama-nama besar Hollywood langsung terlibat disini. Sebut saja Meryl Streep, Anna Kendrick, Emily Blunt dan Johnny Depp. Jadi wajar rasanya jika diperkirakan film ini memakan budget hingga 50 juta dollar US.

Untuk yang ingin nonton film Into The Woods ini, perlu diperhatikan catatan penting terlebih dahulu, bahwa ini adalah film drama musikal. Mungkin mengingatkan dengan film Frozen, tapi bisa dibilang film ini lebih banyak lagi bagian “nyany-nyanyi”. Wajar saja, dasarnya dongeng Disney memang dihadirkan ada adegan menyanyi. Apalagi sebuah adaptasi dari drama yang sangat terkenal dengan ‘nyanyi’ itu tadi.

download film into the woods

Sinopsis Cerita Film Into The Woods

Keluarga Baker adalah keluarga sederhana yang tidak memiliki anak. Mereka memiliki satu permintaan, yaitu mempunyai anak. Karena satu alasan, maka penyihir yang tinggal di sebelah rumah mereka akan membantu permohonan mereka. Namun keluarga Baker harus mengumpulkan 4 buah benda yang mereka bisa temukan di dalam hutan. Untuk mengabulkan permohonannya, suami istri Baker ini akhirnya masuk ke dalam hutan tersebut.

Jack adalah seorang anak kecil dari keluarga miskin yang tinggal bersama ibunya. Mereka juga memiliki seekor sapi tua yang sudah tidak bisa menghasilkan susu. Oleh ibunya, Jack disuruh menjual sapi tersebut ke kampung di seberang hutan. Maka Jack segera berangkat ke kampung seberang untuk menjual sapi kesayangannya. Dan untuk itu, dia harus masuk ke dalam hutan.

Little Red Riding Hood adalah seorang gadis kecil yang selalu mengenakan pakaian berwarna merah. Ia rajin mengunjungi neneknya yang tinggal di tepian dalam hutan. Suatu hari, ia disuruh ibunya untuk mengunjungi neneknya dan mengantarkan makanan untuknya. Dan untuk alasan itu, Little Red Riding Hood akhirnya masuk ke dalam hutan.

Cinderella adalah gadis yang tinggal bersama ibu tiri dan juga kedua saudara tirinya. Hidupnya sehari-hari diperlakukan sebagai pembantu, dan tidak diperkenankan ikut menghadiri pesta yang digelar di istana raja. Cinderella akhirnya memutuskan untuk mengunjungi makam ibunya untuk membuat permohonana. Dan untuk itu, Cinderella akhirnya masuk ke dalam hutan.

Dan tak pernah ada yang menyangka, jika setiap permohonan dan keinginan yang mereka buat akhirnya mempertemukan cerita perjalanan mereka semua. Hingga akhirnya, cerita indah dalam dongeng tidak selalu mengambil peranannya.

Trailer Film Into The Woods

Untuk saya sendiri, meski enggak terlalu suka dengan kategori film drama musikal, alur ceritanya cukup membuat saya teringat dengan dongeng-dongeng yang saya dengar saat kecil. Hanya saja, disini semua dongeng tersebut digabung menjadi satu, yang kerennya tidak merusak cerita yang satu dengan lainnya. Walau pada akhirnya ternyata cukup tidak diduga juga.

Overall, film Into The Woods ini bisa jadi alternatif pilihan untuk kamu yang kangen film dengan basic cerita dongeng Disney. Tapi untuk yang membenci drama, apalagi dengan musikal, rasanya film ini kurang cocok. Untuk nilai, buat saya film ini rasanya berada di kisaran angka 6.9/10 saja.

Tulisan Lainnya

Review Film X-Men : Days of Future Past Sudah pada nonton film X-Men terbaru yang judulnya Days of Future Past? Agak telat sih memang kalau saya bikin review film ini sekarang. Tapi kebetula...
The D Train (2015) Jack Black sepertinya memiliki chemistry tersendiri untuk memerankan tokoh-tokoh berkarakter selfish dengan ego yang besar. Beberapa mungkin yang fami...
Up In The Air (2009) Memiliki pekerjaan yang sesuai dengan passion kita memang sangat menyenangkan. Atau setidaknya, itu yang disebut oleh banyak orang dan juga motivator....
Review Film : Knock-Knock (2015) Review Film - Nama Eli Roth mungkin sudah cukup dikenal oleh penggemar film dengan genre horor atau thriller. Makanya ketika dia merilis film terbaru ...

Leave a Reply

badge