Belajar Mengemudi Mobil Matic Bagi Pemula

Saya bisa mengemudikan mobil, meski mungkin saya tidak akan menambahkan kata ‘dengan baik dan benar’. Tapi setidaknya, sejak tahun 2009 lalu saya sudah memperoleh SIM A saya secara legal. Dan sejak itu pula, saya sudah sering mengemudikan mobil di jalan raya dengan lalu lintas yang normal. Syukurnya pula, selain mengemudi untuk kepentingan pribadi, saya sering dipercaya untuk mengemudikan mobil kantor untuk urusan pekerjaan atau juga mengemudikan mobil sewaan untuk mengantarkan teman-teman berwisata. Hmm….iya sih, saya jadi tampak seperti supir sewaan.

Tapi bukan itu masalahnya. Dari semua pengalaman mengemudi mobil tersebut, saya belum pernah sama sekali mengemudikan mobil matic. Kata teman-teman, mobil dengan transmisi matic jauh lebih mudah untuk dikemudikan karena tidak perlu repot memikirkan perpindahan gigi. Bahkan saat di tanjakan yang dikhawatirkan mobil berjalan mundur kalau skill mengemudi kurang mumpuni, mobil matic tidak punya masalah untuk melahapnya. Katanya sih, saat rem dilepas maka mobil matic tidak akan berjalan mundur di tanjakan meski kita telat menginjak gas.

Belajar Cara Mengemudi Mobil Matic Yang Benar

Penasaran dengan hal tersebut, maka saya bertekad untuk membeli mobil matic sebagai mobil keluarga. Tapi itu nanti, kalau alokasi dana sudah mumpuni. Tapi sebagai awalan, saya bertekad untuk belajar mengemudi mobil dengan transmisi otomatis atau transmisi matic. Sayangnya, susah untuk mencari korban teman yang punya mobil matic dan mau mengajarkan saya. Jadi, sekarang saya belajar teorinya saja dahulu.

Pengenalan Bagian-Bagian Kemudi Mobil Matic

Sama seperti mobil manual, mobil matic juga punya setir kemudi (ya iyalah!), tuas transmisi, pedal gas dan pedal rem. Yang berbeda hanyalah tidak terdapat pedal kopling di mobil matic. Inilah yang jadi alasan kenapa mobil matic disebut lebih mudah dan praktis. Di mobil manual, kopling adalah pedal yang tricky. Apalagi di tanjakan. Oke, next.

Perbedaan yang penting untuk dipelajari lagi adalah posisi-posisi atau angka yang ada di tuas transmisi. Jika di mobil manual ada petunjuk posisi gigi 1, 2, 3 dan seterusnya ditambah R untuk gigi mundur, namun tidak demikian di tuas transmisi otomatis. Biasanya, di tuas transmisi otomatis yang tercantum adalah R, P, N, D, 3, 2, 1/L. Tapi hal ini mungkin berbeda juga, tergantung dari tipe mobilnya. Lalu apa saja arti huruf dan angka tersebut?

Arti Huruf Pada Transmisi Otomatis

  • Posisi Huruf R
    Sama seperti huruf R pada transmisi manual, jika tuas transmisi digeser ke posisi ini, maka berarti mobil dalam posisi gigi mundur.
  • Posisi Huruf P / N
    Posisi ini adalah posisi transmisi netral atau parkir. Ada pula mobil yang memiliki kedua huruf ini.
  • D, 3, 2, 1 dan L
    Ini adalah posisi untuk menggerakkan mobil maju ke depan. Fungsinya, lanjutkan aja baca ke bawah.

Cara Mengemudi Mobil Matic Yang Baik

  1. Saat akan menghidupkan mobil, pastikan tuas transmisi ada di posisi P atau N. Jangan lupa untuk menginjak rem terlebih dahulu sebelum memutar kunci kontak dan menyalakan mobil. Di beberapa tipe mobil, anda tidak akan dapat menyalakan mesin jika tuas transmisi tidak pada posisi P atau N, atau ketika anda tidak menginjak pedal rem.
  2. Setelah mesin mobil menyala, jangan langsung memindahkan tuas transmisi. Tunggulah beberapa saat untuk mencapai suhu optimal pada mesin dan transmisi otomatis mobil anda. Mungkin anda bisa menunggu sembari mempersiapkan kebutuhan mengemudi seperti menyiapkan tiket dan uang parkir, menyalakan AC, audio atau memasang sabuk pengaman.
  3. Setelah dirasa cukup, injak pedal rem terlebih dahulu baru mulai menggeser tuas transmisi. Dari posisi P atau N, anda dapat memindahkan transmisi ke posisi R untuk berjalan mundur, atau posisi D untuk berjalan maju. Jangan melepas pedal rem, kecuali anda sudah siap untuk mulai jalan. Sebagian sumber juga menyebutkan jika hal ini sangat penting untuk menghindari kerusakan pada sistem transmisi mobil matic.
  4. Jika anda akan melewati jalanan menurun dan membutuhkan engine brake, anda dapat menggeser tuas transmisi ke posisi 2. Begitu pula jika anda akan melewati jalanan yang menanjak. Namun jika tanjakan dirasa sangat curam dan anda berjalan pelan, geser transmisi ke posisi 1 atau L.
  5. Saat mengemudi mobil matic, pastikan anda konsentrasi mengingat bahwa kaki anda hanya mengoperasikan pedal gas dan rem saja. Sedikit cerita dari pengalaman teman, dia pernah mengalami tabrakan beruntun saat pertama kali mengemudi mobil matic. Hal ini terjadi saat mobil memasuki RPM tinggi, dia reflek ingin menaikkan gigi dan menginjak kuat pedal rem yang dikira pedal kopling. Kontan saja mobil berhenti seketika dan langsung ditabrak dari belakang.

Mungkin itu cara mengemudi mobil matic yang perlu dipahami untuk pemula seperti saya. Namun diluar itu, masih banyak cara mengemudikan mobil matic yang perlu dipahami. Seperti kegunaan fitur economis driving, fitur overdrive (OD), Manual atau juga posisi 3 di tuas transmisi mobil. Tapi sementara, rasanya saya cukup memahami dasar-dasarnya saja dahulu. Nah sekarang untuk praktek, mobil siapa yang mau dijadikan korban?


Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *