Akhirnya Pindah Hosting Ke Dracoola (Lagi)

Untuk blogger yang memakai wordpress self-hosting, atau CMS WordPress, pasti sudah sangat dekat dengan moment cari-sewa-perpanjang hostingan. Kalau untuk yang masih belajar, maka hosting murah adalah pilihan pertama. Saya sendiri juga awal-awal memakai CMS WordPress mengalami masa itu. Cari penyedia hosting yang murah untuk belajar, bahkan sampai mencari hosting gratisan. Dulu sih lumayan banyak, sekarang enggak tahu masih ada nggak ya?

Beberapa waktu lalu saya lagi iseng mau eksperimen bikin blog tertentu. Tapi karena butuh yang sedikit terpercaya dibanding versi gratisan, dan enggak ada uang buat sewa yang mahalan, saya cari hosting murah saja. Kebetulan waktu itu dapat hosting dengan spek yang rasanya cukup dengan harga sangat murah. Setahun cuma 33 ribu rupiah. Bayangin, untuk satu hosting berkapasitas 175MB dan unlimited bandwith, itu MURAH BANGET!

tips memilih hosting Indonesia

Tapi kata orang-orang ada benernya juga, ada harga ada rupa. Meski sering pula dibilang murah belum tentu murahan, rupanya kali ini saya dapat penyedia hostingan yang murah plus murahan. Selama satu tahun blog eksperimen saya berjalan, terhitung sedikitnya 5 kali blog itu dengan mudahnya diacak-acak ‘crackers’. Kalau soal hosting down dan blog tidak bisa diakses, jangan ditanya. Enggak cukup dihitung pakai jari tangan!

Karena eksprimen saya dirasa cukup sukses, maka saya butuh hostingan yang lebih reliable dan mumpuni. Setidaknya walau tetap cari yang murah, jangan sampai yang murahan. Maka di tengah tahun kedua, setelah kembali diacak-acak tangan jahil, saya memutuskan untuk memindahkan hostingan blog wordpress saya ke provider lain. Supaya enggak kecewa lagi, saya memilih yang sudah terbukti saja deh. Apalagi kalau bukan Dracoola!

Pindah Hosting Blog WordPress Ribet?

Untuk yang nubie dan enggak ngerti pengembangan web macam saya, pindah hosting blog itu sedikit ribet. Kalau ditambah dengan koneksi internet yang lelet, maka bakal jadi semakin ribet. Tapi simpelnya sih, dari pengalaman mindahin hostingan blog iKurniawan.com ini, langkah-langkah pindah hostingan itu kurang lebih seperti ini:

1. Backup database dari hostingan yang lama
2. Backup wp-content dari cPanel hostingan yang lama
3. Sewa hostingan baru
4. Seting DNS untuk diarahkan ke hostingan baru
5. Install WordPress di hostingan baru
6. Restore database ke hostingan baru
7. Restore wp-content ke cPanel hostingan yang baru
8. Lakukan penyesuaian di wp-config

Untuk detailnya sih bisa dicek aja yah di Google. Atau kapan-kapan saya buat postingan terpisah. Gimana?

Anyway, kalau sudah delapan langkah itu maka seharusnya blog kamu sudah kembali aktif di hostingan yang baru. Dan seharusnya sih enggak ada postingan atau settingan yang hilang. Bener kan?

Sayangnya proses pindah hosting enggak segampang itu buat saya. Karena beda penyedia hosting, punya aturan yang berbeda juga. Meskipun secara garis besar sama-sama aja. Wp-content blog dengan usia 1 tahunan itu ukurannya mungkin sekitar 50MB. Nah, download dan upload data sebesar itu dengan koneksi yang lelet cukup bikin stress juga. Apalagi saat restore database, setting dan restore wp-content, kadang ada saja yang miss. Efeknya, blog enggak berjalan dengan sempurna. Mesti ada trial-and-error gitu. Jadi ya terima saja kalau selama proses ini, blog kita enggak bisa diakses. Ditambah masa propagasi domain yang bisa makan waktu cukup lama, terima aja deh!

Baca juga: Tips Memilih Hostingan Blog WordPress

Untungnya, di Dracoola semua bisa diatasi dengan amat sangat mudah. Saya tinggal upload file backup database dan wp-content ke hostingan saja. Selanjutnya tinggal kirim tiket ke support team, jelaskan kondisi, langsung 30 menit kemudian instalasi dan restore data beres. Dan kurang dari 2 jam, blog saya sudah up lagi. Puas banget deh dengan service support dari Dracoola ini!

Nah, jadi pelajaran nih buat kamu yang lagi cari hostingan untuk blog. Baik itu pemula, mau coba-coba atau sekedar iseng, milih hosting yang murah itu wajar banget. Tapi hati-hati, karena ada juga yang murah itu murahan. Jadi enggak ada salahnya bayar lebih mahal sedikit, tapi dapat kualitas yang sudah pasti memuaskan. Kalau saya sih, sudah kapok pilih yang murah-an tapi kualitas enggak terjamin!

Tulisan Lainnya

Oneplus One Lazada Indonesia, Antara Penasaran dan... Belakangan ini, Lazada yang entah kenapa rajin menjadi partner masuknya beberapa brand ponsel flagship-killer, kembali heboh setelah resmi menjadi par...
Mencari Uang Dari Jejaring Sosial Dengan 8Share Sudah bukan rahasia lagi kalau sekarang internet menjadi salah satu tempat orang mencari pekerjaan, atau sekedar tambahan uang jajan. Malah, salah sat...
Plugins Related Posts Terbaik Untuk Blog Gado-Gado Salah satu alasan saya memilih wordpress self-hosting sebagai platform blog iKurniawan ini adalah karena mudahnya melakukan kustomisasi. Kalau pakai b...
Pengalaman Nonton IMAX 3D di Tunjungan Plaza 5 Pertengahan bulan September 2015 lalu, 21 Cineplex akhirnya secara resmi membuka studio IMAX mereka yang kelima di Indonesia. Setelah 4 studio sebelum...

One Response

  1. zaenal

Leave a Reply

badge